Karena Hidup Adalah Berbagi

173
0
KANG YANTO OCE (KYO)
KANG YANTO OCE (KYO)

TASIK – “Jangan Dulu Merasakan, Baru Peduli” itulah kalimat yang dipegang pegiat sosial asal Tasikmalaya bernama H Yanto Oce. Untuk itu, di masa pandemi Covid-19 ini, lelaki yang terkenal peka dan friendly ini hadir di tengah masyarakat dengan memberikan berbagai bantuan kebutuhan masyarakat.

Tak kurang ratusan juta rupiah telah digelontorkan KYO sapaan akrab Kang Yanto Oce bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Resik. Meskipun dirinya harus menjual mobil dan tanah. Karena prinsip hidup yang dipegang KYO yakni harta itu tidak akan dibawa mati.

Bantuan itu pun tidak langsung diberikannya, tetapi dengan memberdayakan elemen serta organisasi masyarakat seperti Fatayat, Muslimat, PCNU, Garda Bangsa, Ansor, PKB, MKGR, PGM, Peradi, KNPI serta sejumlah relawan Kang Yanto Oce. Hal itu tak lepas dari besarnya rasa kepedulian KYO kepada masyarakat Kota Tasikmalaya.

Jejak KYO dalam aksi sosialnya ini, bukan hanya di tengah wabah pandemi Covid-19. Jauh sebelum virus asal Wuhan, Cina itu datang, KYO sudah sering membantu sesama lewat aksi nyatanya dengan berbagi.

Ketua Fatayat Kota Tasikmalaya Hj Affi Endah Navilah mengaku respek dan bangga atas aksi yang dilakukan Kang Yanto Oce (KYO) dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Sebab tindakan-tindakan nyatanya dinilai efektif dan dibutuhkan masyarakat saat ini.

“Di samping masyarakat membutuhkan anjuran-anjuran dan pengetahuan tentang bahaya Covid-19, masyarakat juga butuh uluran nyata dalam menghadapi dampak dari wabah tersebut, dan itulah langkah-langkah yang dilakukan KYO,” kata dia.

Menurutnya, tindakan KYO harus menjadi cermin dan contoh bagi kalangan donatur lain termasuk pemerintah. Sebab, kata Affi, masyarakat saat ini membutuhkan uluran tangan supaya dapat keluar dari krisis akibat Covid-19.

“Saya atas nama Fatayat NU Kota Tasikmalaya, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Semoga apa yang dilakukan KYO atau Aa Yanto Oce ( AYO), memberi angin segar bagi masyarakat di tengah krisis dampak Covid-19 ini,” harapnya.

Ketua DPC Peradi Kota Tasikmalaya Andi Ibnu menyebut dengan keikhlasannya KYO sudah sangat membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kang Yanto Oce aktif terlibat dalam beberapa kegiatan bansos pembagian yang dilakukan oleh beberapa organisasi masyarakat sipil seperti DPC Peradi Tasikmalaya,” katanya.

Ketua DPD PGM Kota Tasikmalaya Asep Rizal Asyarie mengaku perlunya figur seperti KYO hadir di tengahwabah Covid-19.

Sebab, banyak tenaga pendidikan di madrasah yang mengabdikan diri mencerdaskan bangsa, tidak mendapat gaji atau penghasilan.

“Mereka ustaz-ustazah, operator madrasah, tidak memiliki tunjangan di kala Covid-19 mewabah seperti profesi serupa yang berstatus PNS. Hadirnya KYO memberi kepedulian kepada mereka sangat dirasakan manfaatnya, berupa sembako dan kepedulian lain,” kata dia memaparkan.

Ketua KNPI Kota Tasikmalaya Ahmad Junaedi bersyukur beberapa waktu lalu bersama para pemuda menyisir sejumlah wilayah padat penduduk yang didominasi kalangan ekonomi lemah.

Menurutnya, penarik becak, pedagang kaki lima (PKL) sangat terdampak oleh wabah Covid-10. Karena sehari-harinya berpenghasilan pas-pasan ditambah kondisi pandemi semakin menyulitkan mereka.

“Alhamdulillah bersama kami jajaran pengurus belakangan mendistribusikan bantuan sembako. Kehadiran tokoh muda seperti KYO yang peka akan kondisi di daerah harus menjadi motivasi semua pihak untuk turut peduli dan melek kondisi sekitar,” harap Jun.

Ketua DKC Garda Bangsa Kota Tasikmalaya Anton Darmawan menyebut banyak duka yang mendalam baik secara psikologi maupun secara ekonomi, Covid-19 menjadi momok yang sangat menakutkan.

Pasalnya, di Kota Santri ini dirasakan bukan hanya satu orang saja melainkan seluruh masyarakat yang merasakan dampak Covid-19.

“Berangkat dari kegelisahan itu, kami dan KYO berinisiatif melindungi masyarakat dari mulai kebutuhan pangan sampai kesehatan, kegiatan ini rutin seminggu sekali dengan membagi-bagikan sembako, hand sanitizer, masker, penyemprotan disinfektan dll,” ungkapnya.

Pihaknya sadar betul tidak bisa jalan sendiri tanpa adanya donatur atau dermawan yang memang konsen di wilayah kemanusiaan.

”Alhamdulillah hadirnya sosok KYO yang secara konsisten dan komitmen dalam hal kemanusiaan, sehingga kami bisa bergerak lebih leluasa tanpa harus memikirkan sumber donatur,” pungkasnya.

Sementara itu, Kang Yanto Oce mengaku dirinya membantu masyarakat karena menyadari bantuan dari pemerintah dan berbagai pihak sangat dinantikan, namun pada kenyataannya bantuan pemerintah relatif sebagian banyak tidak kena sasaran.

Sebab kemungkinan masih ada perdebatan pendataan di tingkat RT/RW dengan pihak pemerintah.

“Oleh karena itu, saya merasa tergerak untuk memberikan sedikit solusi bantuan yang bisa diberikan untuk mereka (warga tidak mampu, Red),” paparnya.

Dia pun berharap adanya bantuan yang disalurkan bisa sedikitnya mengurangi beban masyarakat di tengah wabah Covid-19.

”Karena hidup itu harus bermanfaat dan berbagi, mudah-mudahan langkah saya menjadi motivasi. Dan tumbuh rasa empati dan simpati, serta bahu membahu saling membantu dalam meringankan beban dan nasib saudara lainnya,” ungkap dia.

Meski saat ini, sudah mulai banyak dari masyarakat secara pribadi, pengusaha, organisasi, dan partai politik yang menyalurkan bantuan.

“Mudah-mudahan ke depan bisa terus bersinergi secara simultan membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19,” tandas Kang Yanto Oce. (igi/adv)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.