2 Argentina vs Cile 1

Kartu Merah, Aib Lionel Messi

63
0
zimbio PROTES. Kapten Timnas Argentina melakukan protes saat dirinya diusir wasit pada laga melawan Cile, kemarin.

SAO PAULO – Argentina menjadi juara ketiga Copa America 2019 setelah berhasil mengalahkan Cile 2-1 di stadion Arena Corinthias, Sao Pulo, Minggu (7/7) dini hari WIB. Dua gol Argentina disumbangkan Sergio Aguero dan Paulo Dybala, Sedangkan gol semata wayang Cile dilesakkan Arturo Vidal.

Sayang, kemenangan Argentina ini menyisakan aib. Sang megabintang mereka, Lionel Messi diusir keluar lapangan setelah terlibat insiden dengan pemain Cile Gary Medel di menit ke 37.

Dilansir Express, ini adalah kartu merah kedua bagi pemain berjuluk La Pulga itu. Sebelumnya, satu-satunya kartu merah Messi adalah ketika memulai debut bersama Argentina pada 2005 silam, 14 tahun lalu.

Selama ini, Messi juga diketahui sebagai pemain yang sangat bersih selama membela klubnya Barcelona. Messi belum mengantongi satu pun kartu merah. Selama bersama Barca, kariernya mulus. Ini berbanding terbalik saat membela Argentina, Messi gagal mempersembahkan trofi dan sudah mengantongi dua kartu merah.

Insiden diusirnya Messi ini sebenarnya dimulai dari kejadian yang sangat sederhana. Saat itu, bola meluncur deras ke arah sisi kiri gawang Cile yang dijaga Gabriel Arias. Nah, bek Cile Gary Medel saat itu terlihat berusaha mengamankan bola. Sementara Messi yang berada di belakang Medel berusaha merebutnya.

Medel berusaha menghalangi Messi dengan badannya. Bola kemudian keluar lapangan, tetapi Messi tampak sedikit mendorong Medel dengan tangannya. Medel, yang memang dikenal bek temperamental tersulut emosinya. Dia bereaksi secara berlebihan dan menanduk Messi.

Messi saat itu terlihat mengangkat kedua tangannya. Namun Medel terus mendorong dada Messi sampai empat kali. Messi tidak merespons, hanya mengangkat tangan sampai ada pemain lain yang tiba untuk melerainya.

Namun, wasit Mario Diaz de Vivar yang memimpin jalannya pertandingan itu langsung mengeluarkan kartu merah untuk kedua pemain. Mendapat kartu merah, kedua pemain tampak terkejut dengan keputusan wasit. Messi mengangkat tangannya untuk protes, tetapi Medel bereaksi berlebihan lagi dengan berusaha memburu wasit.

Seluruh rangkaian insiden ini menghentikan pertandingan selama beberapa menit. Wasit sempat melihat VAR, tetapi keputusan tidak berubah. Kartu merah untuk kedua pemain menodai pertandingan tersebut.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni cukup kecewa dengan keputusan wasit yang mengeluarkan Messi. “Saya sudah melihat videonya dan sejauh ini, saya tidak mengerti apa yang dia (Messi) lakukan sehingga diusir dari lapangan,” bela Lionel Scaloni seperti dilansir Soccerway.

Menurutnya, keputusan wasit Mario Diaz de Vivar terlalu cepat. Dia memilih mengabaikan VAR dan tetap kepada keputusannya yang salah. Scaloni menilai Messi tidak pantas mendapatkan kartu merah dalam insiden tersebut. Menurutnya, untuk kasus seperti La Pulga sudah cukup hanya diberi kartu kuning saja.

“Yang paling buruk adalah bahwa VAR tidak benar, karena untuk ini ada VAR. VAR ada di sini untuk membantu dan hari ini tidak membantu. Kami sudah melihat beberapa kali pengusiran di mana wasit meralat keputusan dan menunjukkan kartu kuning. Inilah yang seharusnya terjadi dalam kasus ini. Anda sudah melihatnya, Messi tidak melakukan apa-apa. Tetapi mereka tidak meralat keputusan, mereka tidak meninjaunya. Saya pikir kriterianya sangat aneh,” katanya.

Sesuai prediksi, pertandingan kedua berjalan cukup panas. Lionel Messi yang memikul beban berat harus membantu Argentina memetik kemenangan sebagai pelipur lara atas kegagalan mereka menuju partai. Messi memulai laga dengan apik dan menginisiasi serangan Argentina. (wsa/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.