Karya Sastra Bentuk Kepribadian Siswa

26
0
Bode Riswandi

TASIK – Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) Bode Riswandi menjelaskan pentingnya pendidikan karya sastra bagi siswa. Menurutnya seni bisa membentuk kepribadian, mengasah imajinasi generasi muda dan meningkatkan keterampilan dalam berbahasa.

“Pentingnya pendidikan sastra untuk siswa, bukan awang-awang kosong saja. Sastra itu ilmu, maka ada disiplin ilmu sastra. Tujuannya membangun sendi-sendi kehidupan siswa untuk pembentukan watak dan kepribadian serta mengasah imajinasi agar anak bisa berkarya,” katanya kepada Radar, Kamis (29/8).

Ia mengatakan, pengetahuan muncul karena kekuatan imajinasi seseorang. “Imajinasi diolah dan diaktifkan agar siswa mampu membayangkan sesuatu yang memang di luar pikiran, cara mengasahnya dengan membaca dan menulis,” ujarnya.

Selain itu, ia menyampaikan, sekolah mesti aktif mendorong siswa untuk mengikuti festival dan lomba karya sastra.

Penulis dan Guru PPKn SMPN 5 Kota Tasikmalaya Hj Ai Tin Sumartini MPd menyatakan karya sastra dapat membangkitkan imajinasi, menumbuhkan pemikiran yang kritis dan kepekaan emosional yang tinggi dalam siswa.

“Karya sastra dapat mengembangkan nalar siswa, dari daya imajinasi yang sesuai dengan dia pahami dan ketahui. Bentuk aktualisasinya dalam gerakan literasi sekolah, siswa didorong untuk mampu menulis dengan bahasanya sendiri baik puisi, cerpen dan lainnya,” katanya. (mg1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.