Karya Seni Penyejuk Kehidupan

111
0
APRESIASI. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf menyerahkan piala kepada perwakilan Ngaos Art yang menjadi Juara 1 Lomba Musikalisasi Puisi di Rumah Budaya di Pendopo Lama, Minggu (10/3).Firgiawan / Radar Tasikmalaya

TAWANG – Wakil Wali Kota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf mendorong pameran seni rupa dan lomba musikalisasi puisi yang diselenggarakan para seniman Tasikmalaya menjadi agenda tahunan. Pertunjukan seni itu bisa menjadi penyejuk di tengah-tengah hiruk pikuk kehidupan masyarakat.

Masyarakat saat ini masih banyak yang belum memahami kesenian. Padahal, jika dihayati, karya-karya seni itu bisa menjadi penenang bagi orang-orang yang sibuk atau stres karena pekerjaan. “Pameran seni rupa, lukis bersama dan musikalisasi puisi membawa ketenangan jiwa,” ujar Yusuf usai menutup Lomba Musikalisasi Puisi se-Jawa Barat dan Terbuka 2019 di Rumah Budaya di Kompleks Pendopo Lama Jalan RAA Wiratanuningrat, Minggu (3/10).

Yusuf juga menginstruksikan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) bersinergi dengan pegiat seni supaya agenda serupa bisa diselenggarakan setiap tahun dalam menggelorakan potensi seni budaya daerah. “Ke depan para seniman yang potensinya begitu besar bisa kita tingkatkan dan diviralkan. Bukan hanya di Tasik saja,” tuturnya.

Panitia kegiatan Ashmansyah Timutiah berharap dorongan pemerintah kota (pemkot) itu bukan sekadar obrolan semata, tetapi bisa direalisasikan dalam bentuk dukungan. Misalnya, dukungan anggaran kesenian.

“Sebab, kegiatan ini saja tidak dari pemerintah melainkan dari pribadi-pribadi saja. Kita tanpa ada dorongan pun sejatinya rutin menggelar kegiatan kesenian,” kata pria yang akrab disapa Acong itu.

Adapun mengenai lomba musikalisasi puisi itu diikuti oleh 16 grup musik dari berbagai daerah. Pemenangnya yaitu juara pertama Ngaos Art dari Tasikmalaya, kedua Syarif n Frans Bandung, ketiga Ex Nuansa Ciamis. Kemudian juara berpotensi diraih Komunitas Lanjong dari Kalimantan Timur. “Ini merupakan ajang silaturahmi musisi, perupa dan juga penyair kita. Mengawinkan musik dan puisi yang melahirkan karya para peserta,” tuturnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.