Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.2%

20.3%

8.1%

67.4%

Karyawan Minimarket di Jalan Paseh Kena Hipnotis, Pelaku Gondol Rokok Rp9 Juta

1774
0
AKSI PELAKU HIPNOTIS ATAU PENIPUAN TEREKAM CCTV
Aksi terduga pelaku penipuan saat terekam CCTV minimarket di Jalan Paseh, Rabu (19/08) lalu. screenshot for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Diduga terkena pengaruh gendam alias hipnotis, seorang karyawan sebuah minimarket di Jalan Paseh Cihideung, Kota Tasikmalaya, mau menuruti kengininan seorang pria yang tidak dikenalinya.

Insiden yang terjadi Rabu (19/08) ini menimbulkan kerugian sebesar Rp9.065.000, dalam bentuk rokok berbagai merek.

Menurut keterangan saksi kejadian, DM (19), karyawan swasta warga Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, saat itu sekitar pukul 08.30 didatangi pelaku yang berpura-pura memesan barang belanjaan.

Pelaku diperkirakan usia 40 tahunan, memakai jaket dan helm. Saat itu pelaku memesan berbagai kebutuhan pokok termasuk beberapa pak rokok berbagai merek. Alasannya untuk sebuah yayasan.

“Lalu korban, AS (23), warga Ciamis, beserta pelaku menuju sebuah lokasi yang terletak di Jalan ABR, Sambongpari, Mangkubumi, pukul 08.45 WIB,” ujar Kapolsek Mangkubumi Polresta Tasikmalaya, Iptu Endang Wijaya kepada radartasikmalaya.com, Jumat (21/08) siang.

Terang dia, saat itu pelaku memberhentikan laju roda duanya di sebuah gang dekat masjid.

Lalu, korban yang merupakan karyawan minimarket itu, dibonceng pelaku membawa pesanannya.

Kemudian pelaku menyuruh korban menurunkan barang bawaannya di gang tersebut.

“Saat korban menuruti perintahnya, pelaku langsung kabur tancap gas membawa beberapa pak rokok yang belum dibayar. Korban mengalami kerugian Rp 9.065.000,” terangnya.

Kapolsek menambahkan, atas kejadian itu korban pun melapor kepada pihaknya.

Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya pun telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan.

Pihaknya pun telah mengamankan rekaman CCTV di minimarket tersebut yang diduga merekam pelaku saat di lokasi untuk memesan barang-barang sembako dan rokok.

“Jadi bukan hipnotis. Tapi penipuan atau penggelapan. Tadi jam 10 pagi korban melapor ke kami. Kini kami sedang melakukan penyelidikan,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.