Karyawan Swasta Turut Andil dalam Upaya P4GN

31

CIAMIS – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis menggelar workshop pengembangan kapasitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba P4GN (Workshop) di lingkungan swasta.

Tempatnya di Aisyah Meeting Room The Hotel Priangan Ciamis, Kamis (22/11/ 2018).

Pesertanya 30 orang perwakilan dari karyawan perusahaan makanan Dua Saudara, Madani, Ikan Tawes, sablon konveksi dan Roti Golden, lingkup Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis.

Menurut Kasi P2M Deny Setiawan, S.Sos, M.M., sekaligus ketua pelaksana, kegiatan ini untuk membekali para karyawan dengan informasi tentang narkoba.

“Apa itu narkoba, jenis dari narkobanya itu sendiri seperti apa, sampai ke dampak buruk dan sanksi hukum apabila menyalahgunakan narkoba.l,” katanya.

Dia berharap dengan kegiatan tersebut bisa meningkatkan sinergitas dalam upaya P4GN, khusus di lingkungan pekerja swasta dalam menciptakan lingkungan kerja yang terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Sekaligus peserta mampu untuk menginformasikan kembali kepada rekan kerja di tempat kerjanya masing-masing,” harapnya.

Menurut AKBP Yaya Satyanagara, S.H., selaku Kepala BNNK Ciamis, permasalahan narkoba saat ini dimana Indonesia dalam keadaan “Darurat Narkoba” yang membuat khawatir semua kalangan sebab korbannya sudah dari berbagai lingkungan dan profesi serta tidak mengenal batas usia.

“Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba tidak memandang status sosial dan dimana pemakai bekerja. Tetapi sudah masuk kesegala tingkatan sosial. Bahkan narkoba tidak hanya di kota besar melainkan sudah sampai ke kota kecil hingga pelosok desa,” tuturnya.

“Upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan banyak komponen masyarakat. Sama halnya dengan melibatkan para pekerja di kegiatan ini. Intinya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut andil berperanserta dalam menanggulangi masalah narkoba,” pungkas Yaya.

Kasi Rehabilitasi Aris Nuryana, S.Sos., menambahkan bahwa saat ini masyarakat masih menganggap bahwa penyalahguna narkoba adalah perbuatan kriminal yang menjadi aib keluarga hingga dipenjarakan serta dikucilkan.

“Anggapan itu jelas salah dan ternyata tidak menyelesaikan masalah,” katanya.

Aris mengimbau jika ada keluarga, kerabat dan teman yang terlanjur menjadi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba, diharap segara melapor kepada pihak berwajib.

“Bisa juga langsung kepada BNN untuk direhabilitasi baik secara Rehabilitasi Medis atau Rehabilitasi Sosial,” tukas Aris. (rls)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.