Karyawan Toserba, di Ciamis Positif tapi di Tasik Negatif, Ini Kata Tim Covid-19 Ciamis..

4815
1

TASIK – Banyak pertanyaan dari kalangan awam, tentang hasil Swab Test terhadap karyawan Toserba di Ciamis, dari hasil test yang dilakukan Pemkab Ciamis dan Pemkot Tasik.

Betapa tidak, karyawan Yogya Ciamis dinyatakan Postif Corona hasil swab test oleh tim PIK Covid-19 Kabupaten Ciamis,  sesuai Lab Kesda Jabar.

Nah, sejak tanggal 2 Juni hingga 7 Juni 2020, karyawan tersebut bersama puluhan warga di tempat tinggalnya di Buninagara Kota Tasikmalaya, diisolasi. Dan arahannya dari Pemprov Jabar.

Bahkan, ratusan orang warga sekitar rumah karyawan tersebut diikutkan swab test massal. Dan tetap masih dalam pengawasan Tim Covid-19 Jabar.

Lalu, Minggu (07/06) hasilnya diumumkan, yang ternyata karyawan tersebut negatif Covid-19. Bahkan ratusan warga yang Swab Test massal pun, dinyatakan negatif.

Lalu, karantina mikro gagasan Tim PIK Covid-19 Pemprov Jabar itu akhir dibubarkan. Karena semuanya Negatif Corona.

Warga bersyukur dengan hasil tersebut. Bahkan ada warga meminta kompensasi pada pemerintah karena mereka tak bisa mencari nafkah selama lima hari karantina itu.

Pemikiran awam itu muncul. Apakah ada kesalahan data?

Melansir dari HR, Juru Bicara Pusat Informasi dan Komunikasi (PIK) Covid-19 Kabupaten Ciamis, Bayu Yudiawan, membantah telah terjadi kesalahan data saat menetapkan karyawan toserba di Ciamis, positif Covid- 19 setelah sebelumnya dilakukan test swab.

Menurut Bayu, hasil swab atas nama Asep Saepudin yang sudah diteliti di laboratorium Labkesda Jabar menunjukan hasil positif Covid-19.

Malah, kata dia, pihaknya melakukan dua kali verifikasi ke Labkesda Jabar.

“Saat verifikasi kedua, pihak Labkesda kembali membenarkan bahwa hasil swab karyawan tersebut positif Covid-19,” katanya, pada awak media, Minggu malam.

Bayu pun memastikan bahwa pihaknya melakukan prosedur verifikasi identitas saat menyampaikan hasil Swab Test dari Pemprov Jabar.

“Hal itu sebagai langkah kehati-hatian kami dalam menyampaikan hasil Swab Test. Ini agar tidak salah orang, karena informasi yang disampaikan bukan hal yang sembarangan,” tegasnya.

Bayu menambahkan, dari hasil Swab Test karyawan Toserba di Ciamis, diketahui positif Covid-19 dengan kategori ringan dengan cycle tresholdnya di angka 39.

Menurutnya, dengan status itu, karyawan tersebut tidak akan merasakan gejala apapun, karena cycle tresholdnya di angka 39.

“Untuk menentukan seseorang dinyatakan positif atau negatif Covid-19 pada hasil swab dilihat dari angka cycle tresholdnya. Apabila cycle tresholdnya di atas 40, maka dinyatakan negatif. Namun apabila cycle tresholdnya di bawah 40 maka dinyatakan positif,” terangnya.

Menurutnya, seseorang yang dinyatakan positif dengan cycle tresholdnya di angka 36 sampai 39 biasanya menunjukan tidak mengalami gejala.Ketika karyawannya dinyatakan positif, tambah Bayu, pihaknya sempat menyampaikan kepada manajemen toserba bahwa karyawannya tertular Covid-19 dengan kategori ringan.

“Kami sudah prediksi dan malah menyampaikan kepada manajemen bahwa karyawannya bisa kembali sembuh dalam waktu satu minggu,” ucapnya.

“Karena angka cycle treshold pada hasil swabnya hanya 39 dan kemungkinan setelah dirawat nanti akan kembali negatif di angka 40 ke atas,” terangnya.

(agustiana_age)

Berita terkait : 1 Karyawan Positif Covid-19, Toserba di Ciamis Langsung Tutup
Berita terkait : Tim Covid-19 Sterilkan Toserba Yogya Ciamis Selama 5 Hari
Berita terkait : Test Swab Massal & Isolasi 30 Warga di Buninagara Kota Tasik
Berita terkait : Karantina Mikro di Buninagara Kota Tasik Dihentikan, Warga Minta Ganti Rugi
Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.