Kasihan.. Tenaga Medis Ambulan 119 Garut Belum Terima Honor

61
0
radartasikmalaya.com

GARUT KOTA – Para tenaga medis ambulans 119 yang bertugas melayani pasien Covid-19 belum mendapat honor selama tiga bulan.

Bukan hanya itu, biaya operasional ambulans seperti untuk bahan bakar minyak (BBM) untuk bulan ini tak kunjung cair.

Baca juga : Diduga Korupsi, Kadispora Garut Ditahan Kejaksaan

Dengan kondisi ini, operasional ambulans 119 ini terancam terhenti, karena Pemkab Garut belum memberikan biaya operasionalnya.

“Sekarang mau jalan gimana, untuk operasionalnya juga tidak ada,” ujar Agus Mulyana, salah satu petugas medis ambulans kepada wartawan, Jumat (10/7).

Menurut dia, selain tidak adanya anggaran operasional, honor para petugas medis pun selama tiga bulan belum juga dibayar oleh Pemda Garut.

Loading...

Dengan kondisi ini, dirinya juga saat ini sudah tak mempunyai uang. Padahal hampir setiap hari ia harus mengangkut para pasien yang diduga terjangkit virus corona.

“Hak kami sudah tiga bulan tidak cair. Buat kasih uang ke keluarga sudah sulit,” katanya.

Ia meminta pemerintah segera mencairkan anggaran BBM. Termasuk pembayaran honor dan insentif bagi awak ambulans. Jika tak dibayarkan, bisa jadi operasional ambulans terhenti.

Asisten Daerah 1 Kabupaten Garut Nurdin Yana menerangkan, belum dibayarkannya honor dan insentif tenaga medis karena anggaran dari Kementerian Kesehatan belum turun.

Pihaknya masih menunggu pencairan anggaran untuk membayar honor dan insentif.

“Ada persoalan tata kelola administrasi, sehingga sudah tiga bulan tim medis dan awak ambulans 119 belum bisa dibayar,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dr Maskut Farid memastikan honor dan insentif para awak ambulans Public Safety Center (PSC) 119 Garut dipastikan cair.

“Hari ini (10/7) kami bayar. Secepatnya akan dibayarkan,” ujar Maskut.

Maskut menyebut terjadi kesalahan komunikasi di internalnya yang menyebabkan tertundanya pembayaran honor PSC 119. Uang untuk membayar honor awak ambulans sebenarnya sudah tersedia.

Baca juga : Lalai Protokol Kesehatan, Pembukaan Objek Wisata di Garut Dievaluasi

“Bendaharanya belum mengecek rekening jadi tidak tahu ada uang masuk. Jadi seolah-olah lama, hanya mis komunikasi saja,” terangnya.

Mengenai tak adanya anggaran BBM untuk ambulans, Maskut juga membantahnya. Ia memastikan operasional ambulans masih berjalan. “Enggak ada (ambulans tak operasional). Anggaran untuk itu (BBM) juga ada,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.