Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.6%

7.4%

69.9%

Kasus Corona di Garut Naik 4X Lipat, Muncul Klaster Keluarga

160
0
dr Helmi Budiman Wakil Bupati Garut

TAROGONG KIDUL – Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Garut mengalami peningkatan signifikan. Peningkatan signifikan terjadi pada September. Naiknya empat kali lipat dari Agustus.

“Bulan Agustus terdapat penambahan 22 kasus positif Covid-19. Sedangkan hingga pertengahan September, sudah ada 62 kasus positif yang dilaporkan,” ujar Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman kepada wartawan, Selasa (15/9).

Baca juga : Penerapan Protokol Kesehatan di Garut Diperketat

Helmi menerangkan meningkatnya penyebaran Covid-19 karena saat ini muncul klaster keluarga. Di mana penyebarannya sudah di lingkungan keluarga.

Hingga saat ini, kata dia, sudah ada 12 klaster keluarga yang sudah menjalani isolasi di RSUD dr Slamet Garut. Salah satu contoh klaster keluarga itu berasal dari Kecamatan Wanaraja. Terdapat empat anggota keluarga yang tertular virus corona.

Helmi menerangkan penyebaran virus corona pun kini sudah beralih ke transmisi lokal. Berbeda dari dengan dulu yang positif hanya pendatang dari wilayah zona merah. “Sekarang ini lebih bahaya, penyebaran dari anggota keluarga. Jadi perlu diwaspadai munculnya klaster baru dari keluarga ini,” terangnya.

Menurut dia, dengan penyebaran yang meningkat, maka Pemda Garut akan melakukan penanganan yang lebih ketat, terkait masalah Covid-19.

“Ada peningkatan yang sangat mengkhawatirkan dibanding dengan bulan sebelumnya. Empat kali lipat peningkatannya. Makanya perlu ada gerakan besar untuk mencegah penyebaran,” ujarnya.

Helmi menyebut pemkab lebih ketat jika ada orang yang ditemukan positif Covid-19. Pasien tersebut harus langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani isolasi.

Baca juga : Pemkab Garut Serahkan Bantuan Peralatan Olahraga ke KONI

“Saat ditemukan harus dibawa langsung ke rumah sakit. Jangan sampai menularkan ke keluarga. Isolasi mandiri pun harus lebih ketat biar tidak menular,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga terus memperketat penerapan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat. Seperti penggunaan masker, cuci tangan dan lainnya. “Sekarang kita terus tingkatkan dan memperketat penerapan protokol kesehata. Khususnya di wilayah perkotaan,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.