Kasus Corona Kembali Muncul, Pengenalan Lingkungan Sekolah di Kota Banjar Dipangkas

975
0
SISWA BARU. Peserta didik baru kelas 1 di SDN 2 Banjar mengikuti pengenalan lingkungan sekolah, Senin (13/7).
SISWA BARU. Peserta didik baru kelas 1 di SDN 2 Banjar mengikuti pengenalan lingkungan sekolah, Senin (13/7).

BANJAR – Adanya kasus baru terkonfirmasi Covid-19 di Kota Banjar menjadi kewaspadaan serius, termasuk di dunia pendidikan yang akan segera memulai kembali aktivitasnya di lingkungan sekolah.

Sebagai antisipasi penyebaran Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar memangkas waktu masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) untuk peserta didik baru. Biasanya MPLS dilakukan selama tujuh hari dan sekarang hanya akan dilaksanakan dua hari.

“Kita menerapkan pengenalan lingkungan sekolah sesuai peraturan dan itu pun hanya bagi kelas 1 SD dan kelas 7 SMP (siswa baru, Red), jadwalnya pun diatur,” ujar Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar drs Ahmad Yani MPd kepada Radar, Senin (13/7).

Baca juga : Hasil Swab Test di Pasar Langensari & Pabrik Kayu Kota Banjar, Ada 2 Kasus Covid-19

Menurut dia, dalam penerapannya pun harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain itu kegiatan tersebut juga untuk mengomunikasikan dengan orang tua siswa terkait proses pembelajaran sekolah nantinya seperti apa di masa pandemi Covid-19.

“Apalagi sekarang sudah ada yang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Banjar. Maka jadwal pelaksana yang semula dilaksanakan selama tujuh hari diusahakan satu sampai dua hari saja,” katanya.

Loading...

“Kita akan koordinasikan lagi dengan pihak sekolah masing-masing, hal itu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Banjar,” ujarnya, menambahkan.

Baca juga : Kasus Positif Covid-19 di Kota Banjar Kembali Muncul, Perempuan Karyawan Pabrik Warga Binangun

Jelas dia, untuk proses belajar siswa selanjutnya masih tetap menerapkan secara daring atau guru diarahkan terjun ke lingkungan siswa, membuat kelompok minimal lima orang khusus untuk kelas 1 SD. “Karena mereka pembelajarannya masih baca tulis hitung,” katanya.

Terpisah, Kepala SDN 4 Banjar Hj Rokayah SPd mengatakan, hari pertama masuk sekolah di masa pandemi Covid-19 hanya mereka yang melakukan pendaftaran ulang. Sedangkan untuk pengenalan lingkungan sekolah rencananya dilakukan selama sepekan.

“Itu berdasarkan hasil rapat dengan para kepala sekolah se-Kecamatan Banjar dan Purwaharja serta Disdikbud sabtu kemarin. Kelas 1 boleh dilakukan pengenalan sekolah bertatap muka namun tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Kata dia, saat pengenalan pun, anak-anak tidak boleh keluar ruangan dan tetap ditunggu serta jangan di ganggu. Waktunya pun hanya satu jam saja tidak boleh lama-lama.

“Hari pertama masuk sekolah, baru pendaftaran ulang dan rencananya besok baru dilakukan perkenalan lingkungan sekolah. Kita belum bisa menerapkan pembelajaran virtual atau daring, karena sebagian orang tua belum memiliki HP,” tandasnya. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.