Kasus Corona Masih Tinggi, Warga Kota Tasik Diimbau Halalbihalal Virtual

1835
1
H BUDI BUDIMAN

KOTA TASIK – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mengimbau warganya untuk tak melakukan halalbihalal secara langsung setelah menunaikan shalat Idulfitri 1441 H, Minggu (24/05).

Setelah shalat ied, warga juga disarankan kembali ke rumah masing-masing.

Hal itu dikatakan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman. Memanggapi kondisi saat pandemi Covid-19.

Budi meminta warganya tetap menerapkan protokol kesehatan meski sedang merayakan hari “kemenangan”. Karena itu, setelah ibadah, warga diimbau tak perlu halalbihalal ke rumah tatangga.

Baca juga : Tak Penting, Komisi 4 & Fraksi Gabungan Balikin Sarung ke Pemkot Tasik

“Tidak usah halalbihalal secara langsung, tapi melalui virtual saja pakai ponsel,” katanya kepada radartasikmalata.com, Sabtu (24/05).

Ia menerangkan, selama vaksin Covid-19 belum ditemukan, warga harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, jika perlu, protokol kesehatan harus menjadi budaya.

Budi menambahkan, jika tak ada kepentingan mendesak, masyarakat lebih baik diam di rumah. “Karena posisi kita belum aman. Harus maksimal melakukan jaga jarak,” tambahnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, hingga Sabtu tercatat 47 pasien positif. Sebanyak 23 orang terkonfirmasi melalui hasil tes swab dan 24 orang melalui hasil uji cepat (rapid test).

Dari 47 total kasus yang ada, 15 orang telah dinyatakan negatif atau sembuh. Sementara 29 orang masih melakukan isolasi maupun perawatan dan tiga orang dinyatakan meninggal dunia.

(rezza rizaldi)

Video Pilihan

1 KOMENTAR

  1. Di kampung saya gn jajar desa cikunir ada yg baru datang dri kota jakarta tadi siang 3orang belum di priksa, mengakibatkn rasa kwatir para tetangga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.