Kasus Corona Membludak, Pemkot Tasik Buka Donasi APD

508
0
radartasikmalaya.com
Wali Kota Tasik, Budi Budiman saat menerima donasi APD dari OJK Tasikmalaya, Rabu (30/09) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Membludaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya dalam beberapa hari ini membuat Pemkot Tasik membuka donasi Alat Pelindung Diri (APD).

Wali Kota Tasik, Budi Budiman mengatakan, sebenarnya donasi APD ini telah dibuka sejak pandemi Covid dimulai pada Maret lalu.

Namun, beberapa bulan lalu kasus Covid-19 sempat menurun, bahkan selama dua minggu zero kasus positif, sehingga donasi APD menurun.

“Tapi hari ini di kita terus muncul kasus positif. Hari ini saja muncul 3 kasus positif baru,” ujar Budi kepada radartasikmalaya.com, Rabu (30/09) siang.

Terang Budi yang ditemui usai menerima bantuan APD dari ikatan pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, diakuinya stok APD saat ini dipara petugas medis sangat minim.

“Maka kami berterimakasih sekali ada bantuan APD ini dari ikatan pegawai OJK Tasik berupa baju hazmat 200 pics, faceshield 200 pics, masker medis 10 box, sarung tangan karet masker 10 box dan scraft 10 box,” terangnya.

Sebab, tambah Budi, APD ini sangat bermanfaat bagi tim medis.

Karena saat ini mereka sedang menangani 91 pasien positif yang dikarantina, termasuk yang kemarin diisolasi di Rusunawa Kampus Unsil di Tamansari.

“Kalau terjadi 1 kasus positif ditelusuri tim surveilance kita bisa 100 orang yang kontak eratnya. Lalu ya kita swab. Tapi ini masih ada kendala di alat. Seperti yang PCR di kita ada yang praktis tapi sedikit kemampuannya,” tambahnya.

“Ada alat besar dari BNPB, tapi ada persyaratan yang harus dipenuhi dan sedang kita upayakan terpenuhi. Kecepatannya mesin ini bisa 400 sample dalam 1 hari. Karena perputarannya 90 sample dalam sekali,” sambungnya.

Maka dari itu ketika tim medis bergerak menangani Covid, harus memakai APD yang kelas premium untuk melindungi mereka.

“Saya harap masyarakat dapat membantu kami. Ada pengorbanannya untuk kami dalam hal taat Prokes saja. Karena kalau sudah taat berarti dia sudah menjadi pahlawan sosial,” harapnya.

Jelas Budi, kebutuhan APD saat ini saat tinggi untuk tim medis seiring dengan tingginya kasus positif. Karena banyak kebutuhan yang tak terduga.

“Seperti di Rusunawa kan ada dokter, medis, pihak keamanan dan cleaning service. Semua pakai APD premium ini karena tak main-main. Dan itu menjadi kewajiban kita,” jelasnya.

Tukas dia, dengan kondisi pandemi Covid hari ini maka kebutuhan APD per hari juga tinggi.

Jika harus menangani 100 pasien, maka dalam sehari bisa membutuhkan APD premium lebih dari 100 pics yang digunakan sekali pakai.

“Stok di kita terbatas sekarang. Maka dengan kondisi ini Pemkot membuka layanan donasi. Dari awal juga kita membuka. Ya kita terus berupaya semaksimal mungkin mengendalikannya,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.