Kasus Covid-19 di Kota Banjar Melonjak, 14 Warga Positip

568
0

BANJAR – Kasus Covid-19 di Kota Banjar kembali meningkat. Terbaru, terdapat penambahan terkonfirmasi positif sebanyak 14 orang dalam satu hari.

Penambahan itu datang dari salah satu pesantren di Kota Banjar. “Kami akan melakukan evaluasi. Kita akan rapat besok (hari ini, Red) dengan pihak terkait di dalam gugus tugas. Karena saat ini terjadi penambahan yang tinggi,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Agus Nugraha, Minggu (15/11).

Dia menyebut total kasus positif dari awal pandemi sampai kemarin sebanyak 117 orang. “Jika dihitung dari rasio jumlah penduduk, kasus di kita ini paling tinggi Se-Jawa Barat. Jumlah penambahan tertinggi terjadi baru-baru ini,” ujarnya.

Ia mengatakan jumlah kasus terbanyak datang dari klaster keluarga. Kemudian penambahan cukup signifikan juga datang dari klaster pesantren. Pihaknya mencatat pada dua hari terakhir terjadi penambahan 14 orang dari klaster pesantren.

“Nanti hasil dari evaluasi juga akan memutuskan, apakah pesantren tersebut harus ditutup sementara atau tidak. Karena jika langsung ditutup dan santrinya tidak di-swab, maka khawatir santri yang pulang ke rumahnya masing-masing akan menularkan virus karena saat ini kita belum melakukan tracking swab kepada seluruh santri tersebut,” katanya.

Baca juga : 1 OB Positif Corona, 80 Karyawan BRI Kota Banjar di-Swab Test

Ia mengatakan jumlah santri dari pesantren tersebut sekitar ribuan. Sehingga perlu persiapan yang matang untuk melakukan swab kepada seluruh santri.

“Kita juga harus melakukan antisipasi dini dengan cara melakukan swab test kepada seluruh santri. Jangan dilakukan pemulangan dulu ke rumah masing-masing sebelum ada hasil swab. Karena dikhawatirkan ada yang terpapar dan bisa saja menularkan ke keluarganya,” kata Agus.

Ia juga menjelaskan, untuk antisipasi pelaksanaan swab diperlukan alat yang memadai untuk jumlah swab bagi ribuan santri. Pihaknya akan segera menangani klaster pesantren dari hasil evaluasi Senin (16/11).

“Apa yang menjadi kebijakan dan langkah-langkah apa saja yang akan diambil, itu nanti hasil dari rapat koordinasi dan evaluasi besok (hari ini, Red),” tegas Agus Nugraha. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.