Kasus Covid-19 di Kota Tasik Makin Melonjak, Pemkot Akan WFH PNS 

185
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Terus melonjaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasik saat ini, menyebabkan Pemerintah Kota (Pemkot) akan melakukan langkah kebijakan strategis.

Apalagi, 25 Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah tertular Covid. Maka, Pemkot mengeluarkan kebijakan Work From Home (WFH) yang akan diberlakukan setelah melakukan rapat evaluasi.

“Ya, hari ini sedang kita evaluasi soal penanganan Covid ini. Kemungkinan akan ada perubahan-perubahan kebijakan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tasik terkait dengan suasana Covid saat ini,” ujar Plt Wali Kota, HM Yusuf kepada radartasikmalaya.com, Rabu (16/12) sore.

“Untuk yang PNS agar efektif bekerja dan tetap mengantisipasi penularan Covid, ya kemungkinan 50-70 persenan yang kerja di Bale Kota ada yang di WFH, khususnya di Setda,” sambungnya.

Terang dia, sedangkan absensi finger print PNS nanti akan menggunakan absensi manual. Karena finger print juga khawatir bisa menularkan virus itu karena pakai jari.

Loading...

“Sudah ada banyak dinas yang mengajukan kepada kita untuk sementara melakukan absensi secara manual. Nanti kita putuskan setelah rapat evaluasi terkini ya,” terangnya.

Sementara itu untuk penanganan Covid saat ini hampir 200 orang masih masuk daftar tunggu yang harus masuk ke ruangan isolasi Covid.

“Sementara kan hingga saat ini mereka masih melakukan isolasi mandiri. Mereka yang isolasi mandiri ini kita takutkan,” bebernya.

Sebab, tambah dia, karena dengan mandiri di rumah maka otomatis keluarganya akan ada yang ikut terpapar.

“Nah kita harapkan kepada mereka yang sudah terkonfirmasi positif ini bisa masuk diisolasi di rumah sakit Dewi Sartika, Puskesmas Purbaratu dan Hotel Crown,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.