Kasus Covid-19 Klaster Pesantren di Kota Banjar Bertambah 6 Santri

90
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com

KASUS positif Covid-19 di Kota Banjar kembali bertambah dari klaster pesantren. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar H Agus Nugraha kepada Radar, Senin (16/11).

Kata dia, angka kasus positif Covid-19 di Kota Banjar dari klaster Pesantren Al-Azhar Citangkolo bertambah enam orang. Mereka berinisial I (16), M (15), S (13), I (16), N (15) dan S (17) dengan jenis kelamin perempuan.

“Dari klaster pesantren yang terkonfirmasi positif Covid-19, sebelumnya 21 orang, ditambah hari ini 6 orang jadi total 27 orang. Sehingga jumlah keseluruhan positif Covid-19 sebanyak 123 orang. Data sebelumnya 117 orang, konfirmasi aktif 57, sembuh 65 dan meninggal dunia masih tetap satu orang,” ujar dia.

Baca juga ; Kasus Covid-19 di Kota Banjar Melonjak, 14 Warga Positip

Kata dia, menyikapi semakin bertambahnya kasus Covid-19 dari klaster pesantren tersebut harus segera disikapi serius. Salah satunya lockdown, sehingga bisa memutus penyebaran.

“Ketika pesantren lockdown, kita akan bangun posko untuk mengawasi mobilitas para penghuni. Jika jumlah kasus positif Covid-19 terus bertambah dari klaster pesantren, harus cepat lockdown sesuai SK wali kota Banjar sebagi upaya agar penularan tak meluas,” ujarnya.

Upaya tersebut, terang dia, karena ruang isolasi di rumah sakit tidak memungkin lagi. Apalagi jumlah kasus positif dari klaster pesantren terus bertambah, kecuali disediakan ruang isolasi khusus seperti dulu.

Pelaksana Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Budi Hendrawan menambahkan, dari total 53 orang santriwati yang sudah dilakukan swab test sebelumnya, baru 36 orang hasilnya keluar.

27 di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19, sembilan orang lainnya negatif. “Semua pihak harus melakukan pengawasan. Jangan sampai dari klaster lokal jadi klaster komunitas,” katanya. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.