Kasus Covid-19 Klaster Pesantren di Kota Banjar Bertambah

92
0

BANJAR – Kasus positif Covid-19 di Kota Banjar kembali meningkat. Kamis (12/11), jumlah pasien bertambah enam orang. Mereka masih dari klaster pesantren dan pedagang di Pasar Banjar.

“Iya betul ada penambahan enam pasien ter­konfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab test sebelumnya,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas Per­cepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar H Agus Nugraha kepada wartawan.

Hingga saat ini jumlah keseluruhan positif Covid-19 di Kota Banjar mencapai 101 orang. Sebanyak 43 pasien menjalani isolasi di rumah sakit, 57 orang sembuh atau selesai isolasi dan meninggal dunia masih tetap satu orang.

Terpisah, Pelaksana Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar dr H Agus Budiana Ekaputra menambahkan dari penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster pesantren tiga orang, yakni berinisial A (16), N (16) dan Z (23).

“Dua orang lainnya dari klaster pedagang di Pasar Banjar. Keduanya masih satu tempat dagangan, dan diduga terpapar dari pedagang lainnya,” tandasnya.

Baca juga : Antara Hak Prerogatif Wali Kota Banjar dengan Nilai Akhir Open Bidding

Kata dia, dari klaster pedagang Pasar Banjar tersebut satu orang merupakan warga Desa Sukamukti Kecamatan Pataruman inisial M (46) dan satu lagi warga Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar inisial T (28), perempuan.

Sementara satu orang lainnya berinisial A (75). Dia sebelumnya suspek dan pernah menjalani perawatan di rumah sakit karena bergejala serta pulang dari Cikarang. Saat ini sudah dirujuk ke ruang isolasi RSUD Kota Banjar untuk menjalani perawatan.

“Lima orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sudah di evakuasi ke RSUD Asih Husada Langensari menjalani isolasi,” tandasnya.

Dikatakan dia, untuk klaster pesantren tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar sudah melakukan tracking dan swab test sebanyak 53 orang yang diduga pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya. Hasilnya masih antre karena alat yang digunakan untuk mengecek hasil positif atau tidaknya terpapar virus corona terbatas.

“Alhamdulillah meski banyak yang telah di-swab test, tapi ada juga yang negatif hasilnya. Masyarakat harus tetap disiplin terapkan prokes atau 3 M, dan biasanya hidup dengan selalu perhatikan pola hidup sehat dan bersih,” pungkasnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.