Kasus Covid-19 Membludak, Pemkab Garut Siapkan Gedung Isolasi Baru

43
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com
Loading...

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten Garut terus mencari gedung untuk dijadikan tempat isolasi pasien positif Covid-19. Hal itu dilakukan karena jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan signifikan.

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengatakan Pemkab Garut terus mempersiapkan ruangan atau gedung untuk dijadikan tempat isolasi dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat lain atau tetangga pasien.

“Kita siapkan ruang isolasi karena banyak masyarakat keberatan kalau isolasi di rumah, apalagi rumah pasien tidak layak dijadikan tempat isolasi,” kata Helmi kepada wartawan, Minggu (13/12).

Helmi menyiapkan tempat isolasi baru untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 yang saat ini terus meningkat. “Saat ini kita juga terus menginventarisir beberapa titik dan tempat yang bisa dijadikan tempat isolasi,” katanya.

Menurut dia, tempat isolasi yang saat ini sudah ada yakni di RSUD dr Slamet, RSUD Pameungpeuk, rumah susun, Gedung Islamic Center dan rumah sakit swasta di Garut.

Loading...

Baca juga : Polisi Kejar Pemeran Video Sejoli Bermesraan di Pinggir Jalan Garut Kota

Saat ini ruang isolasi di RSUD dr Slamet Garut dengan kapasitas 120 tempat tidur, kata Helmi, sudah terisi pasien Covid-19 bergejala sedang dan berat.

“Sebanyak 120 tempat tidur di RSU itu semua penuh untuk pasien (kondisi) sedang, berat, sedangkan yang ringan atau tidak bergejala juga dirawat di tempat lain,” katanya.

Menurut dia tempat isolasi pasien Covid-19 yang sudah tersedia masih butuh tambahan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus pasien yang menunjukkan gejala maupun tanpa bergejala.

Tempat yang dinilai layak dijadikan ruang isolasi pasien, kata dia, yakni Islamic Center di Garut Kota, kemudian tempat Pendidikan dan Latihan Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Tarogong Kidul.

Ia mengungkapkan wabah Covid-19 masih harus diwaspadai masyarakat, apalagi saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus ditemukan setiap hari di Garut. Helmi mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak saat beraktivitas di luar rumah.

“Ya (patuhi protokol kesehatan) karena hampir semua tempat ada kasus, hindari kerumunan-kerumunan,” katanya.

Upaya pencegahan adalah mematuhi protokol kesehatan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjaga imunitas agar tetap sehat.

“Sekarang itu 4M, bukan 3M lagi, karena 3M itu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan yang keempat itu adalah menjaga imun dengan makan makanan yang bergizi, olahraga, istirahat yang cukup,” katanya.

Selain mengimbau masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan, pemerintah daerah juga terus melakukan berbagai upaya menanggulangi wabah seperti menelusuri dan memeriksa kondisi kesehatan masyarakat untuk mendeteksi penularan.

“Yang dilakukan pemerintah saat ini di samping melakukan penanggulangan yang baik, juga dilakukan tracing, tracking, penyebaran ke mana saja dan melakukan pencegahan,” terangnya.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita mengingatkan pentingnya melakukan segala upaya pencegahan penularan virus, termasuk diantaranya mengelola stres. Pengelolaan stres perlu dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Dengan imun meningkat, virus corona tidak akan masuk ke dalam tubuh. “Kelola stres untuk meningkatkan imunitas tubuh. Tetap memakai masker di rumah, terapkan etika batuk dan bersin, cuci tangan, makan bergizi seimbang dan istirahat yang cukup,” ujarnya.

Pengelolaan stres dan penerapan protokol kesehatan harus diterapkan masyarakat, karena penularan Covid-19 Kabupaten Garut meningkat khususnya di klaster keluarga. Berdasarkan data yang diterimanya sampai Minggu (13/12) pukul 13.00, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut mulai dari kontak erat, suspek, probable dan konfirmasi positif mencapai 22.842 kasus. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.