Kasus Jalan Sehat Jokowi, Wali Kota Tak Penuhi Panggilan Bawaslu

17

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung berencana mendengarkan keterangan Wali Kota Bandarlampung Herman HN, hari ini, Kamis (6/12). Tapi, ditunggu hingga siang, Herman belum terlihat hadir di kantor Bawaslu.

Herman HN rencananya akan dimintai klarifikasi terkait dugaan mobilisasi aparatur sipil negara (ASN) pada acara jalan sehat yang dihadiri calon presiden petahana Joko Widodo, pada bulan lalu.

Seperti dilansir RMOL Lampung, Bawaslu Bandarlampung telah mengirim surat undangan kepada Herman pada Senin (3/12). Surat yang ditanda tangani Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah itu sudah diterima oleh pihak Wali Kota pada Selasa (4/12).

Dalam undangan, Bawalu menunggu kehadiran Herman HN di kantornya, Kamis (6/12), pukul 10.00 WIB. Namun, hingga tengah hari, walikota belum datang ke Kantor Bawaslu Bandarlampung.

Dikatakan Candra, pihaknya masih menunggu itikad baik dari Herman untuk memberikan keterangan berkaitan dengan laporan masyarakat adanya pelanggaran kampanye oleh aparatur sipil negara (ASN) pada acara jalan sehat yang dihadiri calon Presiden nomor 01, Jokowi.

Candra menegaskan, pihaknya tidak membedakan siapapun, baik pejabat atau masyarakat biasa. Semua sama di depan hukum. Setiap laporan masyarakat, pasti akan diklarifikasi.

“Selain pejabat daerah, Bawaslu juga akan memanggil salah seorang yang berasal dari perkumpulan guru-guru honor dan negeri baik di tingkat SD sampai SMP yang diduga tahu mengenai pergerakan massa,” ujarnya. [yls] 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.