Kasus Kades Cimareme Dilimpahkan ke Polisi

123
0
Loading...

GARUT KOTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut menyerahkan kasus dugaan pelanggaran Pemilu yang menyeret Kepala Desa Cimareme Jajang Haerudin ke Polres Garut. Kasus tersebut diserahkan karena penyidik tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) menemukan indikasi pelanggaran pidana Pemilu.

“Sekarang kasusnya kita sudah limpahkan ke pihak kepolisian untuk ditangani lebih lanjut,” ujar Komisioner Bawaslu Garut Ahmad Nurul Syahid kepada wartawan di kantornya Senin (18/3).

Pihaknya menemukan pelanggaran pidana Pemilu setelah tim Gakumdu memeriksa kades tersebut dan sejumlah saksi. “Perkara ini ditangani dari bulan Februari, sudah beberapa saksi yang diperiksa. Termasuk kades dan sekdes Cimareme,” terangnya.

Ahmad menerangkan peningkatan status ke arah penyelidikan kepolisian setelah pihaknya bersama Gakumdu melakukan pembahasan dua kali. “Setelah melakukan penyelidikan, klarifikasi kemudian pembahasan kedua di sentra Gakkumdu. Hasil pembahasan kedua menyepakati untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan kepolisian,” ujarnya.

Pelimpahan perkara, kata dia, sudah dilakukan pada Rabu (13/3). Sesuai aturan yang berlaku, polisi memiliki waktu 14 hari untuk menuntaskan kasus tersebut. “Sekarang perkara ini sudah ditangani Satreskrim Polres Garut,” terangnya.

Loading...

Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Garut memeriksa Kepala Desa Cimareme Kecamatan Banyuresmi Jajang Haerudin. Dia diperiksa terkait video dugaan ajakan untuk memilih salah satu calon presiden.

“Kami panggil untuk klarifikasi dan minta keterangan terkait video yang viral itu (ajakan),” ujar Komisioner Bidang Penindakan Bawaslu Garut Asep Nurjaman kepada wartawan di kantornya Jalan Pramuka Kecamatan Garut Kota beberapa waktu lalu. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.