Kasus Kepsek Harus Jadi Pelajaran

198
0

BANJAR – Munculnya dugaan kasus kekerasan yang melibatkan kepala sekolah harus menjadi pelajaran berharga, termasuk bagi guru-guru. Hal tersebut diungkapkan komite salah satu sekolah tingkat atas, Supratman.

Supratman juga meminta kedisiplinan guru, tata usaha (TU) dan siswa di sekolah tersebut ditingkatkan. Sebab, menurut dia, kasus itu bermula ketika kepala sekolah berinisial MS ingin menegakkan disiplin di sekolah.

Menurut laporan yang diterimanya, tenaga pendidik, TU dan siswa sering kesiangan masuk sekolah.

“Kasusnya saya kira sudah selesai karena sudah islah dan hasil visum negatif. Semoga dengan berakhirnya kasus yang melibatkan kepala sekolah ini menjadi pelajaran berharga dan ada hikmahnya terutama bagi guru, TU dan siswa agar tidak datang kesiangan lagi ke sekolah,” kata Kepala BKPPD Kota Banjar ini.

Ia merasa prihatin dengan kasus yang terjadi. Penegakan disiplin yang berujung proses kepolisian karena adanya laporan dari orang tua siswa ini semoga tidak terulang.

“Saya ingin mulai saat ini manajemen sekolah dibenahi. Termasuk manajemen keuangan di dalamnya, jangan ada lagi guru atau TU yang kesiangan. Jangan membiasakan hal yang tidak benar, mau dibawa kemana dunia pendidikan Banjar ini jika seperti itu,” katanya.

Saat dikonfirmasi, MS mengatakan aksi kesiangan para guru serta siswa di sekolah yang baru dipimpinnya sudah menjadi kebiasaan.

“Namun hikmahnya, semua tidak ada yang kesiangan lagi. Datang ke sekolah lebih awal,” ucap MS.

Sementara itu, terkait proses hukum, dia mengaku akan me­ngikutinya.

“Saya siap apa­pun risikonya,” tutup MS. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.