Kasus Korupsi Cising Dinilai Janggal

351
0
KONFRENSI PERS. Haris Azhar, kuasa hukum dari Mamik M Fuadi, terdakwa kasus dugaan korupsi jembatan Cising Kabupaten Tasikmalaya saat diawawancarai di Hotel Grand Metro, Kamis (9/1). Rangga Jatnika/ Radar Tasikmalaya

TASIK – Pengacara sekaligus aktivis HAM Haris Azhar mendampingi Mamik M Fuadi, terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan jalan Ciawi-Singaparna (Cising), Kabupaten Tasikmalaya.

Haris menilai kasus yang ditangani Kejaksaan Tinggi Jawa Barat itu dinilai janggal.

Saat ini, kasus tersebut sudah masuk dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Bandung. Salah satu terdakwanya yakni mantan Sekdis PUPR Mamik M Fuadi yang juga menjabat Ketua Tim Teknis dalam proyek jembatan tersebut.

Kepada wartawan, Haris Azhar menjelaskan saat ini pihaknya sudah melakukan eksepsi atau pembelaan untuk kliennya. Pasalnya, ada beberapa kejanggalan yang membuat kasus terkesan direkayasa. “Kami melihat kasus pidana korupsinya ini penuh muatan kriminalisasi,” ujarnya saat konferensi pers di Hotel Grand Metro Tasikmalaya, Kamis (9/1).

Beberapa kejanggalan dimaksud, kata Haris, diantaranya yakni tidak ada lembaga pemerintah yang menyebutkan kerugian negara dalam proyek Cising tersebut. Ada pun perhitungan kerugian negara muncul setelah penetapan tersangka. “Bukti kerugiannya hanya mengandalkan auditor swasta, bukan dari BPK atau BPKP,” terangnya.

Hasil pendalamannya dalam kasus ini, sambung Haris, Mamik dituduh bersalah karena menandatangani berkas pembebasan tanah. Kemudian dijadikan tersangka karena keterangan saksi yang menyebutkan bahwa berkas tersebut memang ditandatangani kliennya. “Ini peristiwa hukum, tapi bukan tindak pidana korupsi,” terangnya.

Selain itu, proses penyidikan terhadap Mamik pun dilakukan perpanjangan secara berulang. Akan tetapi, selama itu kliennya tidak pernah diperiksa penyidik Kejati. “Sejak ditahan sampai disidangkan, Pak Mamik tidak pernah diperiksa,” jelasnya.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.