Kasus Penggelapan Mesin Fogging Harus Jadi Cermin

87
0
ilustrasi

BANJAR – Ketua Komisi I DPRD Kota Banjar Budi Kusmono menilai terjadinya penggelapan mesin fogging di Dinas Kesehatan Kota Banjar disebabkan oleh lemahnya pengawasan saat pengadaan barang dilakukan.
”Karena permasalahanya di pengadaan itu ya, walaupun di bawah status penunjukan langsung harusnya dicek oleh pengawas waktu itu, sesuai spek atau tidak,” ujarnya kemarin (19/11).
Menurutnya, kejadian di Dinas kesehatan seharusnya menjadi pelajaran bagi semua OPD (organisasi perangkat daerah) supaya tidak kecolongan. ”Tentu ini harus jadi cerminan juga bagi mereka, jangan sampai ini terulang kembali,” ujarnya.
Sementara itu, munculnya kasus yang terjadi di tahun 2014 lalu itu menimbulkan pertanyaan. ”Iya kan sudah lama kenapa baru sekarang muncul,” ungkapnya.
Namun dia belum mau berkomentar lebih, apalagi mengenai dugaan keterlibatan oknum lain dalam kasus penggelapan mesin fogging tersebut. ”Saya belum bisa berkomentar jauh mengenai hal itu, karena kita belum konfirmasi lagi ke Dinas Kesehatan,” ucapnya.
Hanya saja yang pasti dia mendukung Kejaksaan Negeri Kota Banjar untuk menuntaskan kasus tersebut hingga putusan pengadilan. ”Tuntaskan saja itu mah, sampai ada putusan,” singkatnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.