Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.3%

20.4%

8.3%

67%

Kasus Positif Corona di Garut Melonjak, Objek Wisata Bakal Ditutup

182
0
BERIKAN MASKER. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman saat memberikan masker kepada pengunjung Kamojang Ecopark Kecamatan Samarang kemarin. Yana Taryana / Rakyat Garut

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten Garut mewacanakan kembali penghentian sementara operasional objek wisata dan acara pernikahan. Hal itu dilakukan karena kasus konfirmasi positif Covid-19 di Garut bulan ini melonjak.

Selain itu, kesadaran masyarakat dinilai mulai berkurang sejak aktivitas kembali dibuka. Protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan jaga jarak masih banyak dilanggar.

Baca juga : Belajar Tatap Muka di Garut Tidak Diizinkan

“Kemarin saya datang ke salah satu tempat wisata. Wisatawan banyak yang tak pakai masker di dalam objek wisata itu. Hanya pakai saat diperiksa waktu mau masuk,” ujar Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman Kamis (20/8).

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), lanjutnya, sudah diminta mengevaluasi objek wisata dan acara pernikahan. Jika tak mematuhi protokol kesehatan, pihaknya akan mengambil langkah tegas dengan tak memberi izin operasional.

“Acara pernikahan juga sudah banyak orang yang datang. Jaga jarak sulit dilakukan. Kadang ada yang enggak pakai masker. Sedangkan kasus Covid di Garut terus meningkat,” terangnya.

Baca juga : Pemkab Ajak Investor Kreatif Kembangkan Wisata Alam & Agrowisata di Garut

Penghentian izin objek wisata dan acara pernikahan bisa dilakukan sampai batas waktu yang tak ditentukan. Minimal sampai Garut kembali menjadi zona kuning atau hijau.

“Kemarin sudah dilaporkan ke gugus tugas dan perintahkan dinas teknis (Disparbud) untuk evaluasi tempat wisata dan tempat pernikahan. Ada kemungkinan setop dulu,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.