Kasus Santriwati vs Indomart, Ribuan Santri Gelar Aksi Solidaritas di 3 Wilayah Kabupaten Tasik

1026
0

KABUPATEN TASIK – Meski persoalan antara santriwati Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya dengan Indomart, sudah islah, namun aksi solidaritas dari pesantren lain bermunculan.

Buktinya, ribuan santri dari berbagai pesantren melakukan aksi solidaritas, dengan berunjuk rasa di berbagai tempat, Senin (6/1).

Selain di Manonjaya, juga di Kecamatan Cibalong, Parungponteng dan Singaparna dilakukan aksi mengecam perbuatan mini market itu.

Di Manonjaya, aksi dilakukan ribuan santri dari Forum Pondok Pesantren (FPP) Tasik Timur.

Baca Juga : Miftahul Huda-Indomaret Berdamai, Santriwati yang Menjadi Korban Akan Segera Direhabilitasi

Danramil 1208/Manonjaya, Kapten Inf Tusiran membenarkan hal ini. “Aksi dimulai pukul 13.00 WIB,” ujarnya kepada wartawan.

Ustadz Arif dari Pontren Miftahul Hoer yang mengawali orasi. Kemudian dilanjut orasi ketua FPP Tasik Timur, Ustadz Ujang Ismu dengan korlap aksi KH Ijuddin Almalaibari.

“Awalnya aksi ini di depan Kantor Kecamatan Manonjaya. Lalu pukul 13.45 WIB massa bergerak ke Indomart di Pasar Manonjaya,” terangnya.

Dia menambahkan, pukul 14.30 WIB peserta aksi melaksanakan istigosah dan do’a bersama. “Usai itu massa membubarkan diri dan aksi berjalan dengan damai serta tertib,” tambahnya.

Di Cibalong juga digelar aksi serupa. Danramil 1216/Cibalong, Kapten Inf Endang Dudi menuturkan, aksi massa di wilayahnya ini dilakukan para santri dari berbagai ponpes di Cibalong dan Parungponteng.

“Aksi dimulai Pukul 13.30 WIB sampai dengan 16.30 WIB. Aksinya di Indomaret Kampung Bancey, RT 01, RW 07, Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong. Ini sekedar aksi solidaritas,” tuturnya.

Sedangkan di Singaparna, ratusan santriwan dan santriwati melakukan aksi solidaritas ini dengan longmarch mulai dari Masjid Agung Baiturohman ke Ciseda, Kudang, Cikirey dan kembali ke Masjid Baiturahman.

Sebelumnya, Pimpinan Ponpes Miftahul Huda, KH Asep Maoshul Affandy, Minggu (5/1) sore menandaskan, yang pasti permasalahan Indomart dengan pihaknya sudah islah. Dan jika ada aksi di luar Miftahul Huda itu adalah bentuk solidaritas.

“Yang jelas imbauan saya jangan berbuat yang aneh-aneh. Solidaritas ya silakan saja, karena itu maunya mereka dan kita tak bisa melarangnya. Tapi dalam langkah-langkahnya itu jangan amoral,” pesannya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.