Kasus Sodomi Kembali Terjadi

2230
Ato Rinanto

KARANGNUNGAL – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, kembali menemukan kasus sodomi terhadap anak di bawah umur. Kali ini, perilaku menyimpang terjadi di Kecamatan Karangnunggal.

“Ya benar ada kasus sodomi di Karangnunggal dan sudah laporan ke Polres Tasikmalaya. Namun, KPAID belum menerima laporannya,” ujar Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto kepada Radar, Kamis (7/3).

Ato menjelaskan, KPAID belum mengetahui berapa jumlah korban dan siapa pelakunya. Karena, belum dilakukan investigasi kepada korban dan pelaku. “Kita secepatnya akan segera melakukan investigasi. Karena, untuk korban yang masih di bawah umur ini harus mendapatkan pendampingan serius. Sehingga, traumanya bisa pulih,” paparnya.

KPAID menyayangkan kasus seperti ini kembali terjadi. Perilaku menyimpang ini, biasanya dipengaruhi oleh pelaku yang juga menjadi korban sodomi. Termasuk penyimpangan seksual pun menjadi faktor terjadinya kasus ini. “Memang untuk pelaku sodomi ini sulit diidentifikasi. Karena, mereka berbaur dengan masyarakat,” katanya.

Tahun ini, terang Ato, KPAID baru mendapatkan satu laporan kasus sodomi. Sebelumnya, pada 2017, kasus serupa terjadi dan menimpa delapan anak-anak di Kecamatan Singaparna. Pada kasus tersebut, pelakunya merupakan korban dari sodomi sejak masih usia remaja.

Ato mengimbau, orang tua harus memberikan pengawasan ekstra terhadap anak-anaknya. Sehingga, pergaulannya bisa diawasi dan diketahui karakter teman-temannya. Dengan demikian, kasus kekerasan seksual seperti ini tidak kembali terjadi.

Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, Pribadi Atma terkait kasus sodomi di Kecamatan Karangnunggal, melalui sambungan teleponnya belum memberikan jawaban. (obi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.