KBM Tatap Muka di Ciamis Tunggu Covid-19 Reda

67
0
KBM TATAP MUKA radartasikmalaya.com

CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis mengadakan jumpa pers secara virtual, Senin (28/12). Mereka membahas kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis Dr H Tatang MPd menyampaikan, Pemkab Ciamis belum menentukan KBM tatap muka digelar 2021, karena pertimbangan kasus Covid-19 di Ciamis meningkat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis terbaru, jumlah kasus Covid-19 di Ciamis sebanyak 988 orang.

Rinciannya, positif aktif 473 orang. Sebanyak 44 diantaranya menjalani perawatan, 411 isolasi mandiri dan 41 orang meninggal.

Baca juga : INNALILAHI.. 41 Pasien Positif Covid-19 Warga Ciamis Meninggal

Namun begitu, tim verifikasi Covid-19 saat ini mulai bergerak ke sekolah-sekolah untuk memeriksa kesiapan protokol kesehatan.

Tim verifikasi tersebut merupakan gabungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Kantor Kemenag Kabupaten Ciamis, Kantor Cabang Dinas Pendidikan XIII dan Dinas Kesehatan.

Jumlahnya 54 tim. Mereka diterjunkan untuk memeriksa setiap sekolah terkait kesiapan pembelajaran tatap buka saat pandemi Covid-19.

Adapun sekolah-sekolah yang diverifikasi yaitu mulai tingkat PAUD, SD, MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA.

Tim verifikasi tersebut bergerak bertepatan dengan liburan semester, sehingga saat dimulai semester, sudah ada keputusan.

“Upaya sekarang ini tim verifikasi terus bergerak sampai minggu pertama bulan Januari 2021 sebelum dimulainya tahun ajaran semester genap yang akan dimulai 12 Januari 2021,” kata Sekda.
Ada beberapa indikator yang akan dilihat oleh tim verifikasi.

Diantaranya ketersediaan sanitasi dan kebersihan, ruang kesehatan, desinfektan, sarana cuci tangan, alat cek suhu tubuh, pemetaan pendidik, termasuk riwayatnya juga, persetujuan dari komite dan orang tua siswa.

Kondisi kelas juga harus berjarak 1,5 meter dengan maksimal kapasitas 50 persen dengan jadwal pembelajaran shifting. Pembelajaran harus memakai kurikulum masa pandemi.

Selain itu, jangan melakukan kontak fisik, aktivitas kantin dan pedagang tidak diperbolehkan. Kegiatan ekstrakulikuler juga tidak boleh. Hanya aktivitas belajar saja.

“Kami, Pemerintah Kabupaten Ciamis baru akan menentukan diberlakukan belajar tatap muka atau tidak dengan melihat kondisi kasus (Covid-19) di Ciamis melandai,” ujarnya. “Sekolah yang masuk dalam dibolehkan tatap muka dari hasil verifikasi tidak bisa langsung melaksanakannya,” ujarnya.

Pembukaan kembali KBM tatap muka, kata dia, tergantung kewenangan daerah. Jadi nanti, sekolah yang lulus verifikasi akan ditetapkan dalam keputusan Bupati Ciamis. “Mengenai teknisnya bisa dibuka secara bertahap sesuai pertimbangan,” kata Tatang menjelaskan.

Dia mengajak masyarakat untuk mendukung kesiapan sekolah menghadapi pembelajaran tatap muka, terutama dalam penerapan protokol kesehatan agar kasus corona di Ciamis menurun.

“Semoga corona menurun dan tidak bertambah lagi,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.