KBM Tatap Muka di Kota Banjar Ditutup Lagi

1223
0
JELASKAN. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih ditemui di halaman Mapolres Banjar usai launching tim penindak disiplin Covid-19. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
JELASKAN. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih ditemui di halaman Mapolres Banjar usai launching tim penindak disiplin Covid-19. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

WALI Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih melarang sekolah di zona merah atau di desa/kelurahan yang terdapat kasus positif Covid-19 untuk melangsungkan sekolah atau pem­belajaran tatap muka (PTM). Kata dia, itu untuk menjaga supaya paparan Covid-19 tidak terus meluas dan bertambah.

“Di desa pelosok atau jauh dari kota dan kondisinya tidak ada ada kasus yang positif atau statusnya hijau, itu boleh melak­sanakan belajar tatap muka di sekolah. Tapi kalau untuk di perkotaan seperti ini tidak boleh, karena masih dilarang ada keramaian. Ditambah kasus terkonfirmasi positif ada lagi saat ini,” kata wali kota Minggu (27/9).

Dari data penyebaran Covid-19 di Kota Banjar hingga Minggu (27/9), beberapa desa dan kelurahan masih nihil dari kasus positif Covid-19. Di antaranya di Kecamatan Banjar ada Cibeureum, Situ Batu, Neglasari, Balokang, Mekarsari, Banjar, tidak terdapat kasus terkonfirmasi positif.

Hanya Desa Jajawar satu orang yang teridentifikasi merah (terkonfirmasi positif). Kemudian di Kecamatan Purwaharja, hanya di kelurahan Purwaharja yang tidak ada kasus positif. Sedangkan yang ada terkonfirmasi positif yakni di Karangpanimbal 3 orang, Mekarharja satu orang, dan Raharja satu orang.

Bergeser ke arah selatan Kota Banjar atau di Kecamatan Pataruman, ada tiga kasus. Masing-masing satu kasus terkonfirmasi yakni di wilayah Hegarsari, Mulyasari dan Batulawang. Sedangkan di wilayah Binangun, Sukamukti, Pataruman, Sinartanjung, dan Karyamukti tidak terdapat kasus terkonfirmasi positif.

Terakhir di Kecamatan Langensari, ada empat orang terkonfirmasi di wilayah Waringinsari dan satu orang di Langensari. Sementara di Kujangsari, Bojongkantong, Rejasari dan Muktisari nihil terkonfirmasi positif Covid-19. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.