KCD Minta Hilangkan Perpeloncoan saat MPLS

17

TAROGONG KIDUL – Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat Wilayah XI mengimbau seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Garut mengilangkan perpoloncoan di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Kami sudah berikan imbauan untuk tidak melakukan itu (perpeloncoan). Kalau masih ada, kami akan beri sanksi,” ujar Kepala KCD Pendidikan Jabar Wilayah XI Asep Sudarsono saat memantau MPLS di SMKN 1 Garut Senin (15/7).

Menurut dia, petunjuk teknis MPLS sudah disosialisasikan ke semua sekolah sejak lama. “Kalau masih ada sekolah yang melakukan perpeloncoan, beri tahu kami. Nanti kami tindak,” ujarnya.

Tindakan perpeloncoan, kata dia, salah satunya memberikan tugas tak realistis kepada para siswa, seperti memberi tugas mengumpulkan beras beberapa butir hingga penggunaan kaos kaki berbeda warna. Tindakan seperti itu masuk dalam perpeloncoan. Itu dilarang pihaknya. “Siswa pakai pita yang banyak atau tali rapia untuk sabuk serta memakai kaos kaki kiri merah dan kanannya putih. Itu sudah dilarang, jangan sekali-kali pihak sekolah melaksanakannya,” ujarnya.

Pihaknya melarang perpeloncoan saat MPLS karena dijadikan aksi balas dendam oleh kakak tingkatnya. Sehingga keluar dari tujuan utamanya, yakni mengenalkan siswa terhadap lingkungan sekolahnya. “Tujuan MPLS ini supaya siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, bukan malah dikerjain,” terangnya.

Kepala SMKN 1 Garut Dadang Johar Arifin memastikan tak ada perpoloncoan saat MPLS di sekolahnya. Pihaknya pun lebih mengenalkan situasi lingkungan di sekolah sebelum siswa mulai belajar. “Sejak lima tahun terakhir kami tidak lagi melakukan perpeloncoan. Sekarang sifatnya lebih ke yang terkini, milenial dan mendidik,” katanya.

Dadang telah mewanti-wanti panitia MPLS agar memberi pengenalan sekolah kepada 864 siswa barunya. Pihaknya lebih mengarahkan siswa memahami karakter belajar di SMK. “Kami lebih fokus mengenalkan program pembelajaran yang nanti akan diikuti,” katanya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.