Keberadaan PKL di Tamkot, Begini Pendapat Warga

186
0

TAMAN KOTA – Kisruh antara Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Taman Kota Tasikmalaya, dengan pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya, tentang keberadaannya di kawasan Taman Kota, terus bergulir dan belum ada keputusan pasti.

Kondisi tersebut disikapi oleh warga Kota Tasikmalaya. Ternyata, warga berharap Taman Kota (Tamkot) terbebas dari pedagang atau PKL.

“Seharusnya di sini (Tamkot, red) pedagang harus dibersihkan, karena bukan tempatnya untuk berjualan. Ini agar terlihat lebih indah dan bersih,” kata Farhan (22) warga Cibeureum kepada Radar, Rabu (13/03).

Pemerintah, kata Farhan, harus memberikan solusi terkait keberadaan para PKL di taman kota. “Apapun yang pemerintah lakukan, atau ditempatkannya para PKL nantinya saya mendukung, agar PKL tetap bisa memenuhi kebutuhan hidupnya,” katanya.

Warga lainnya, Lisna (19) penduduk Sambong mengatakan, adanya para pedagang di taman kota seringkali menimbulkan sampah yang berserakan. “Seharusnya taman kota ini indah dan enak dipandang mata,” tandasnya.

“Cukup hari ini (Rabu, red) saja ada yang jualan. Mudah-mudahan kedepannya tidak ada,” harapnya.

Pendapat lainnya disampaikan Maman (60) warga Gobras. Dia berharap pemerintah memiliki upaya terhadap penataan dan penempatan PKL.

“Mungkin alasannya dia (PKL) adalah kebutuhan ekonomi, dari pada dia menganggur. Kalau menganggur kan jadi PR juga bagi pemerintah. Tetapi alangkah baiknya ditata, karena ini taman kota yang harus dikelola dengan baik, sehingga melihatnya tidak kumuh,” ujarnya.

“Segini juga dia (PKL) ada kemauan untuk memenuhi hidup. Tidak menyusahkan pemerintah. Tapi mereka juga harus dibina. Kadang PKL sulit diarahkan inginnya yang rame, tapi ya gimana ini situasinya sebagai taman kota,” ujarnya.

Maman menilai para PKL harus diarahkan dan diberikan pengertian. “Agar paham arti dari kota resik dan kota indah itu seperti apa,” pungkasnya.

Pantauan Radar, Rabu (13/03), terdapat deretan PKL di batu andesit Taman Kota Tasikmalaya. Hal ini terjadi setiap ada pengajian Hari Rabu. <anshari>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.