Kebocoran Pipa Air Rusak Citra RSUD

46
0
Muslim MSi , Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya

INDIHIANG – Kebocoran air yang menggenangi ruang pasien hingga lift Gedung Tulip RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya pekan lalu harus menjadi catatan semua pihak. Terutama pelaksana proyek, dinas terkait dan pengelola rumah sakit.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim MSi menyebut, para pelaksana proyek pembangunan RSUD harus berkoordinasi dalam mengerjakan tugasnya. Pasalnya, setiap gedung yang dibangun oleh rekanan berbeda itu sangat berdekatan. Bila pekerja proyek baru kurang hati-hati, maka bisa mengganggu aktivitas pelayanan rumah sakit dan pasien di ruangan.

Masuknya air ke ruangan pasien Gedung Tulip akibat pemotongan pipa saluran air oleh pekerja proyek baru, jelas mengganggu pasien yang tengah dirawat. Citra pelayanan rumah sakit pun menjadi kurang baik. “Pasien maupun keluarganya, tidak mau tahu itu kejadian siapa penyebabnya atau bagaimana kronologisnya. Yang jelas, saat ada persoalan itulah yang mereka lihat. Kemudian berimplikasi pada penilaian mereka terkait manajemen rumah sakit. Berujung pula pada pemerintahan di mana kami juga di dalamnya,” tutur dia.

Muslim meminta pengelola rumah sakit terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Apalagi, banyak pasien yang mengeluh mengenai kebocoran saluran air itu. “Keluhan pasti ada, yang sudah ada jangan ditambah lagi tapi diperbaiki,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya H Heri Ahmadi meminta dinas teknis terkait melakukan pengawasan instensif, meski bangunan itu sudah diserahkan 95 persen dari pihak rekanan terhadap pemerintah. “Masih ada lima persen terkait masa pemeliharaan. Harusnya tetap diawasi dan dipantau, dipastikan tidak ada persoalan,” tuturnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.