Kebutuhan Hewan Kurban Dipastikan Cukup

22
0

JAKARTA – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2019, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan hewan kurban 2019 tercukupi. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita di Subang Jawa Barat pekan lalu.

Menurut dia, berdasarkan data Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan, pada Idul Adha 2019 ini, proyeksi kebutuhan pemotongan hewan kurban diperkirakan akan mencapai 1.346.712 ekor, terdiri dari 376.487 ekor sapi, 12.958 ekor kerbau, 716.089 ekor kambing dan 241.178 ekor domba.

“Ini adalah angka estimasi jumlah pemotongan hewan kurban tahun ini. Kita perkirakan ada kenaikan jumlah pemotongan hewan kurban sebesar 10 persen dari jumlah pemotongan tahun lalu (2018),” ujar Ketut dilansir dari laman resmi Kementan, Kamis (8/8).

Untuk memastikan ketersediaan dan pemenuhan stok hewan kurban ini, Ditjen PKH telah melakukan koordinasi dengan Dinas yang Membidangi Fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan seluruh provinsi di Indonesia.

Ketut juga menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), total populasi sapi potong, sapi perah, dan kerbau di Indonesia pada tahun 2019 mencapai 18.120.831 ekor dengan rincian populasi sapi potong sebanyak 16.648.691 ekor, sapi perah 604.467 ekor dan kerbau 877.673 ekor.

Adapun untuk populasi sapi potong dapat dirinci menjadi Sapi Bali sebanyak 32,91 persen, Onggole 15,15 persen, Madura 6,79 persen, Simental 9,08 persen, Limosin 11,23 persen, Brahman 4,14 persen, Brahman Cros 0,36 persen, Aceh, 6,12 persen, dan sapi jenis lainnya 14,20 persen.

Ketut menjelaskan, beragamnya rumpun sapi potong baik asli maupun lokal merupakan potensi basis yang ke depannya harus ditingkatkan daya saingnya. Sapi potong asli Indonesia di antaranya terdiri dari Sapi Bali, Aceh, Madura dan Sapi Pesisir.

Sedangkan sapi yang termasuk dalam rumpun lokal, seperti Sapi Sumba Ongole (SO), Peranakan Ongole (PO) dan rumpun sapi lainnya yang telah beradaptasi dan dikembangkan dengan baik dengan kondisi lokal. “Keberagaman rumpun sapi potong asli tersebut, menjadi modal dasar bagi Indonesia dalam memproduksi daging sapi untuk kebutuhan masyarakat,” ucapnya, Pemerintah telah mengambil kebijakan dalam pengembangan dan perbaikan mutu genetik ternak sapi potong. (ds/din/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.