Kecelakaan Motor Dibumbui Hoaks

291
0
BARANG BUKTI. Dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan di Jalan Paseh Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya terparkir di Mapolsek Cihideung, Minggu (30/6). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Beredar video kecelakaan yang disebut berlokasi di Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya pada Minggu dini hari (30/6). Empat orang yang terlibat dalam insiden itu disebut-sebut meninggal dunia.

Dalam video berdurasi 29 detik tersebut, terlihat sebuah lokasi kecelakaan di malam hari. Gambar tidak terfokus ke satu titik dan menunjukkan empat pria tergeletak di empat lokasi berbeda.

Video itu menyebar di media sosial facebook dan whatsapps dengan cepat. Disebutkan bahwa kecelakaan itu terjadi di Jalan HZ Mustofa.

Para korban dalam video tergeletak di bahu jalan tampak tidak ada pergerakan atau mengerangkesakitan. Dalam kegelapan terlihat lampu trotoar polisi di lokasi kejadian. Beberapa pengirim menyebutkan keempat korban meninggal dunia.

Kanit Laka Sat Lantas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Dedi Haryana mengatakan kecelakaan dalam video itu berlokasi di Jalan Terusan BCA Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Akan tetapi, tidak ada korban meninggal dalam insiden tersebut. “Tidak ada yang meninggal, hanya luka ringan saja,” tuturnya kepada Radar, kemarin (30/6).

Berdasarkan data Unit Laka Sat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.30, Sabtu malam (29/6). Hal itu bermula saat Rifal (19) berboncengan dengan Elan (23) menggunakan Mio Z 2881 LM melaju di Jalan Terusan BCA dari arah Paseh.

Pada waktu bersamaan, datang Kevin (17) yang berboncengan dengan Riko (16) menggunakan Revo Fit Z 4077 LC. Dengan kecepatan motor yang cukup kencang, tabrakan pun terjadi.

Untuk penyebab kecelakaan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kedua pengendara beserta penumpangnya sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis. “Luka yang dialami korban hanya luka ringan,” katanya.

Menyikapi adanya video yang beredar, Dedi meminta kepada masyarakat berhati-hati dalam menyebar informasi. Jika memang belum ada keterangan jelas dari pihak berwenang, maka jangan menelan mentah-mentah. “Kalau menerima informasi baik video, foto atau apapun yang belum jelas, lebih baik tidak ikut menyebarkan,” pungkasnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.