Kecewa, Pohon Pinggir Jalan Dicor

336
0
DIANGGAP MERUSAK. Pohon pinggir jalan di Pamongkoran dicor.

BANJAR – Pemerhati lingkungan Kota Banjar Johan Wijaya menyoroti adanya beberapa pohon di pinggir jalan di wilayah Pamongkoran Kecamatan Pataruman yang dicor. Ia meminta pemerintah kota segera bertindak karena hal itu akan menganggu aktivitas pertumbuhan pohon.

“Harusnya pohon-pohon tersebut diberi ruang supaya pertumbuhannya tidak terganggu. Jangan dicor sampai full begitu, karena akan mengganggu pertumbuhannya. Ingat, pohon itu menyumbang banyak oksigen untuk kebutuhan pernapasan kita,” kata Johan Minggu (7/7).

Manfaat lainnya, kata dia, pohon di pinggir jalan itu berguna untuk peneduh. Terlebih, cuaca di Kota Banjar panas. Butuh banyak pohon untuk penyejuk kawasan.

“Kita bisa merasakan sendiri lah ketika berkendara di jalan yang banyak pohonnya itu enak, segar, sejuk. Untuk itu pohon-pohon yang sudah ada dan memberi manfaat bagi manusia harus dijaga,” katanya.

Pakar lingkungan hidup Kota Banjar Dede Supriadi juga menyayangkan revitalisasi trotoar di jalan tersebut tidak memperhatikan standar operasional prosedur (SOP).

“Pembangunan tanpa merusak lingkungan sekitar, karena banyak sekali pohon-pohon. Dalam proses pengecoran harusnya menyisakan ruang di sekitar pohon berbentuk persegi sebagai resapan air dan memberi ruang hidup untuk pohon yang berfungsi sebagai pelindung jalan,” kata dia.

Salah seorang warga Kota Banjar Didit menyayangkan pengecoran yang dinilai tidak memperhitungkan keberlangsungan pohon-pohon peneduh di pinggir jalan. “Pemerintah harus segera bertindak supaya tidak terulang lagi di tempat lain,” katanya.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum Kota Banjar Tanty Indrianti akan mengcek ke lokasi bersama dengan pertamanan. Dia pun mengimbau pihak manapun untuk melestarikan keberadaan pohon atau tanaman.

“Kami tidak melarang untuk mengecor pinggir jalan, tapi harus memperhatikan juga keberadaan dan keberlangsungan pohonnya. Dicor penuh seperti itu memang akan berdampak buruk pada keberlangsungan pohon,” ujar dia saat dikonfirmasi via WhatsApp. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.