Kecewa Tak Bertemu Wali Kota

176
0

BUNGURSARI – Sejumlah anggota Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Kota Tasikmalaya kecewa akibat tidak adanya respon baik dari Pemkot Tasikmalaya terkait audiensi yang sudah dijadwalkan, Kamis (27/12).

Mulanya mereka datang dengan tertib, sekitar pukul 09.40 dengan sejumlah perwakilan dari organisasi. Untuk berdialog dengan Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman terkait sejumlah persoalan yang dialami di beberapa perusahaan.

Tetapi hingga pukul 10.15, tidak ada satu pun pejabat Pemkot yang menerima kehadiran mereka. Hanya petugas pengamanan dan Satpol PP yang dibariskan di teras Bale Kota Tasikmalaya.

Sontak, anggota SBSI berbaris dan salah seorang orator mulai mengemukakan kekecewaan. Dengan menyuarakan tentang penilaian miring adanya pembiaran dari pemerintah terhadap perusahaan yang dianggap melanggar aturan tenaga kerja. “Buruh dianggap bodoh, mereka membiarkan perusahaan bertindak sewenang-wenang,” ungkap salah seorang peserta aksi.

Di tengah aksi mulai menghangat, salah seorang perwakilan diajak berunding oleh petugas keamanan pukul 10.30. Menawarkan supaya diterima oleh pejabat lain, selain wali kota. Mengingat orang nomor satu di Kota Tasikmalaya sedang tidak berada di ruang kerja. Namun, mereka tetap menolak dan kembali melancarkan orasi. “Kalau begini terus, kita tunggu sampai setengah jam. Kita ingin menyampaikan keluh kesah kepada bapak kita, wali kota,” ungkap Ketua SBSI Kota Tasikmalaya Dani Martin.

Tidak lama berselang, petugas keamanan kembali memanggil perwakilan dan memberitahukan bahwa Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya H Rahmat Mahmuda siap menerima audiensi dari SBSI. Hanya saja, anggota SBSI bersikukuh ingin beraudiensi langsung dengan wali kota. “Untuk apa dengan kepala dinas, kita ingin dengan wali kota. Supaya keluhan kita bisa disikapi secara serius. Bubar saja,” tegas Dani seraya masa aksi sahut-menyahut meneriakkan kekecewaan, dan membubarkan diri sekitar Pukul 10.45.

Saat diwawancarai Dani mengaku kecewa mengingat pihaknya hanya ingin menyampaikan temuan dari para anggota SBSI, mengenai sejumlah perusahaan yang diindikasi tidak memenuhi hak normatif karyawan. “Kami sudah layangkan surat sejak 16 Desember 2018. Kemudian, saat datang ke sini seolah tidak ditanggapi,” keluhnya.

“Kita akan kembali dengan jumlah yang lebih banyak. Tadinya hanya bersama perwakilan saja untuk audiensi,” ujarnya menambahkan.

Kepala Seksi Operasi dan Penindakan Dinas Satpol PP Kota Tasikmalaya Sandi A Sugih menjelaskan wali kota sedang tidak ada ruang kerjanya. “Pak Wali sedang tidak berada di kantor. Berdinas ke luar kota,” singkatnya.(igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.