Kecurigaan Bentuk Kewaspadaan

36
0
IStimewa TES URINE. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya memeriksa urine sopir bus saat Operasi Lilin Lodaya 2019.

INDIHIANG – Polres Tasikmalaya Kota, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya, Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya melakukan pengecekan awak angkutan bus dan kelaikan kendaraannya, Kamis (26/12). Dalam kesempatan itu, urine sopir diperiksa.

Kepala BNN Kota Tasikmalaya H Tuteng Budiman mengatakan pihaknya melakukan tes urine kepada awak angkutan khususnya sopir bus di sejumlah pul. Sejauh ini dia tidak menemukan adanya indikasi sopir yang menyalahgunakan narkoba.

“Alhamdulillah, hasilnya semua aman dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya kepada Radar.

Kecurigaan kepada awak angkutan, kata dia, sangat perlu untuk BNN, karena itu sebagai bentuk kewaspadaan. Apalagi, sopir berhubungan dengan keselamatan penumpang. “Kalau ada temuan sudah pasti kita minta sopir harus diganti,” tuturnya.

Di samping itu, kata H Tuteng, BNN pernah menemukan adanya penyalahgunaan narkoba dari awak angkutan bus beberapa waktu lalu. Saat ini sopir tersebut sudah diproses untuk menjalani rehab dan sudah membaik.

“Pernah kita temukan sopir bus yang menggunakan narkoba, tapi bukan saat tes urine di pul. Itu hasil pengungkapan di luar,” terangnya.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto SIK mengatakan sejauh ini, berdasarkan hasil pemeriksaan BNN, kondisi kesehatan sopir aman.

Termasuk, hasil pemeriksaan kelaikan kendaraan, secara umum semua aman. “Kendaraan-kendaraan sudah laik jalan,” terangnya.

Adapun soal temuan lampu salah satu bus tidak menyala dengan baik, pihaknya meminta pihak operator bus untuk melakukan perbaikan terlebih dahulu untuk bus yang dimaksud. “Kita minta pasang lampu dulu baru boleh beroperasi,” tuturnya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.