Kedelai Mahal, Bikin Ruwet Tukang Tahu & Tempe di Garut

26
0
Loading...

GARUT KOTA – Para pedagang tahu dan tempe di Kabupaten Garut tak berjualan selama beberapa hari. Hal itu karena harga kedelai yang menjadi bahan pokok pembuatan makanan tersebut mengalami kenaikan signifikan.

“Kedelainnya mahal, jadi sempat beberapa hari tidak jualan tahu dan tempe,” ujar Irfan (34), salah seorang pedagang tahu asal Kecamatan Garut Kota kepada wartawan, Senin (4/1).

Saat ini dirinya kembali berjualan tahu dan tempe, karena tidak punya penghasilan. Untuk menyesuaikan dengan harga kedelai, dirinya mengecilkan ukuran tahu dan tempe.

“Baru dua hari mulai dagang lagi. Tapi itu juga ukurannya jadi lebih kecil. Soalnya kalau ukuran sama harga pasti naik. Nanti ujungnya konsumen ngomel dan enggak mau beli tahu,” ucap Irfan yang biasa berjualan keliling hingga ke Karangpawitan.

Baca juga : Tempat Wisata Rawan Penularan Covid-19, Ini Kata Wabup Garut..

Loading...

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Garut Nia Gania Karyana mengklaim meski kedelai mengalami kenaikan harga, tak terjadi mogok produksi di produsen tahu dan tempe. “Para produsen memilih untuk membuat tahu dan tempe dengan ukuran yang lebih kecil. Tapi harga sama,” ujar Gania saat dihubungi kemarin.

Berdasarkan survei di lapangan, kata dia, kenaikan harga kedelai mengalami kenaikan antara Rp 400 hingga Rp 500 per kilogramnya. Pihaknya tak bisa berbuat banyak soal kenaikan harga kedelai.

“Kami tak bisa banyak intervensi karena ini jadi kebijakan pemerintah pusat soal impor kedelai. Kami sudah koordinasi dengan Dinas Pertanian Garut dan katanya akan ada panen kedelai,” terangnya.

Hanya yang jadi persoalan, tambah dia, para produsen tahu dan tempe di Garut lebih memilih kedelai impor ketimbang lokal. Menurut mereka, kualitas kedelai impor lebih baik saat memproduksi tahu dan tempe. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.