Kegagalan Proyek Air Baku Balokang Patrol Kota Banjar Minta Diungkap

83
0
Andi Maulana SH Pemerhati hukum di Kota Banjar
Andi Maulana SH Pemerhati hukum di Kota Banjar
Loading...

BANJAR – Pemerhati hukum di Kota Banjar Andi Maulana SH meminta aparat penegak hukum (APH) mengungkap terlebih dahulu penyebab kegagalan poyek air baku Balokang Patrol di Desa Jajawar Kecamatan Banjar. Sebab, kata dia, permasalahan Balokang Patrol terus mencuat setiap tahunnya lantaran proyek itu sudah dibangun sejak tahun 2014 dan sampai saat ini belum bisa difungsikan.

“Akibatnya muncul berbagai spekulasi dan kecurigaan, sebenarnya apa yang terjadi. Apakah proyek itu gagal dalam perencanaannya, hingga buktinya pipa penyalurnya saja tidak bertahan lama dan terpaksa harus diganti baru. Sebetulnya pipa yang lama kenapa? Kualitasnya bagaimana?” kata Andi Maulana, Senin (15/2/2021).

Ia mendorong penegak hukum mendalami pemasalahannya. Sehingga, anggaran yang digelontorkan saat ini untuk pemasangan pipa sepanjang 4,6 kilometer tidak kembali sia-sia.

“Jika ada dugaan pelanggaran hukum segera ditindak, jangan dibiarkan juga karena yang digunakan itu uang rakyat. Tujuan dibangunnya juga kan untuk kepentingan rakyat, kepentingan masyarakat Kecamatan Banjar dan sekitarnya yang membutukan pasokan air bersih,” kata dia.

Baca juga : Sejak 2014, Proyek Air Baku Balokang Patrol Kota Banjar Belum Bermanfaat

loading...

Tidak logis, kata dia, jika proyek yang sudah dibangun tujuh tahun belum bisa beroperasi. Kata dia, harus ada pihak yang bertanggung jawab. Sehingga menjadi perhatian semua pihak dan menjadi efek jera supaya pembangunan di Kota Banjar tepat dan sesuai rencana.

“Dulu diusulkan oleh pemerintah kota dan output-nya juga untuk pelayanan ke masyarakat dan sarananya dikelola oleh PDAM, selain pelayanan juga harus mendatangkan profit untuk perusahaan daerah. Namun sampai sekarang, baik pelayanan maupun keuntungan profitnya kan tidak ada,” ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Banjar Iptu M Zulkarnaen SIK mengatakan tengah mendalami penyebab kegagalan proyek Balokang Patrol. “Kita sedang mendalaminya,” kata dia.

Sementara itu, manajer pelaksana lapangan PT Melindo Pratama Putra, pemenang tender instalasi pipa air baku Balokang Patrol, Gono, mengatakan instalasi pipa belum dilaksanakan karena masih banyak proses yang sedang disiapkan.

“Belum, kita masih persiapan. Kalau secara kontraktual, pekerjaan akan dilakukan selama delapan bulan dengan nilai anggaran Rp 12,7 miliar,” kata dia. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.