Kejar Penuntasan Wajar 12 Tahun

107
0
LANJUTKAN SEKOLAH. Calon peserta didik saat mengikuti PPDB di SMAN 2 Kota Tasikmalaya Selasa (18/6). Program PPDB ini mendorong optimalisasi Wajib Belajar 12 Tahun. Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya

TASIK – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan sederajat tahun ini diharapkan bisa menyukseskan program nawacita Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun yang dicanangkan pemerintah. Terlebih dengan adanya pemerataan sistem pendidikan zonasi dan kuota penerimaan peserta didik dari Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM).

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim MSi di Kantor DPRD Kota Tasikmalaya Jalan RE Martadinata Kota Tasikmalaya Selasa (18/6).

Ia mengatakan, program Wajar 12 Tahun sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Hal tersebut, terdapat di Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Suksesnya Wajar 12 tahun ini merupakan tanggung jawab semua pihak mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat luas,” ujarnya.

Program PPDB tahun ini memang diharapkan mencapai titik optimal wajib belajar selama 12 tahun. Sistem pendidikan saat ini mampu menjamin pemerataan kesempatan bagi anak-anak usia sekolah di Tasikmalaya untuk belajar di sekolah atau pendidikan kesetaraan. “Ada kuota penerimaan peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu (KETM) sebanyak 20 persen, manfaatkan,” imbaunya.

Saat ini, setiap sekolah negeri wajib menerima calon siswa yang berdomisili sesuai zonasinya. Termasuk siswa tidak mampu. “Jangan sampai ada calon siswa yang telantar dan tidak sekolah,” kata dia. Terlebih, kata ia, sarana dan prasarana pendidikan di Kota Tasikmalaya sudah siap.

“Untuk mendorong sukses wajib belajar 12 tahun di Kota Tasikmalaya. Maka kita siapkan posko pengaduan dan keluhan masyarakat,” ujar dia.

Kepala Cabang Dinas (KCD) wilayah 12 Tasikmalaya Drs H Diding Gustardi MMPd menuturkan program Wajar 12 Tahun ini merupakan upaya peningkatan mutu SDM menghadapi tantangan global.

“Kita kejar visi misi mewujudkan pendidikan maju di Jawa Barat guna membentuk SDM yang berkarakter, cerdas, mandiri, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dan berbasis budaya,” kata dia.

Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi Dr Cucu Sutianah SPd MPd mengatakan, peningkatan SDM harus dari jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan menengah atas. Jenjang program pendidikan dapat memberikan gelar akademik, profesi atau vokasi sesuai dengan program pendidikan.

“Saat ini Indonesia sedang mengejar program pendidikan lebih baik, agar berdaya bersaing seperti negara berkembang lainnya misalnya Singapura,” terangnya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.