Kejari Ciamis Usut Tuntas Pengadaan Finger Print

120
0
Ahmad Tri Nugraha SH Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis

CIAMIS –Kejaksaan Negeri Ciamis mengusut kasus pengadaan finger print atau absensi elektronik. Mereka sudah melengkapi 15 item yang diminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Insyaallah dalam waktu dekat kami akan lakukan ekspose lagi dari BPKP,” jelas Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis Ahmad Tri Nugraha SH kepada Radar, Senin (21/9).

Baca juga : PNS Ciamis WFH, Polisi Lakukan Ini..

Ahmad menjelaskan, penanganan kasus finger print sudah dimulai 2018-2019. Namun karena pada 2020 ada pandemi corona, jadi koordinasi dari pihak BPKP terhambat. Terlebih sebelumnya diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Namun insyaallah dalam waktu dekat ini bisa tuntas finger print,” paparnya.

Saat ditanya tersangka kasus tersebut, Ahmad mengatakan pihaknya masih mendalaminya.

“Jadi kita perdalam lagi mengenai tersangkanya,” paparnya.
Penggiat Antikorupsi Kabupaten Ciamis Prima Pribadi mengatakan sebelumnya Kejari Ciamis sudah mengekspose kasus dugaan korupsi mantan kades.

Sekarang, dia berharap Kejari Ciamis menuntaskan kasus finger print. “Mendesak kepada kejaksaan agar segera menuntaskan kasus tersebut serta adil dalam penegakan korupsinya tidak tebang pilih,” ujar Prima yang juga Ketua LPM Ciamis ini.

Baca juga : Pasutri Warga Cijeungjing Ciamis Masuk Sumur, Istri Meninggal Suami ke RSUD

Pihaknya juga berharap Kejari Ciamis bisa menegakkan keadilan di Ciamis dan mengungkap tindak pidana korupsi secara transparan dan adil.

Kejari Ciamis harus bisa menyelesaikan satu per satu kasus korupsi di Ciamis, karena masyarakat menunggu tindak lanjut dari penanganan kasus korupsi, terutama dugaan kasus pengadaan finger print yang berlarut-larut. “Saya harap tuntaskan dengan cepat, karena jelas korupsi itu telah merugikan uang negara,” ujarnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.