Kejari Kota Banjar Dalami Proyek Situ Buaya Putih

135
0
Istimewa. CEK PROYEK. Kejaksaan Negeri Kota Banjar mengecek lokasi proyek revitalisasi Situ Buaya Putih di markas Yonif Raider 323/Buaya Putih Kostrad Selasa (12/5).
Istimewa. CEK PROYEK. Kejaksaan Negeri Kota Banjar mengecek lokasi proyek revitalisasi Situ Buaya Putih di markas Yonif Raider 323/Buaya Putih Kostrad Selasa (12/5).

BANJAR – Kejaksaan Negeri Kota Banjar mengecek proyek revitalisasi Situ Buaya Putih di markas Yonif Raider 323/BP Kostrad Selasa (12/5).

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Banjar Jonathan Suranta Martua SH meminta waktu untuk menjelaskan hasil temuan di lapangan.

“Besok (hari ini, Red) ya, biar Kajari langsung yang menerangkan laporan dari kami,” kata Jonathan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Pengecekan ke lokasi proyek juga dibenarkan Kasi Intel Kajari Kota Banjar Ratno Timur. Pihaknya mengecek langsung hasil pembangunan revitalisasi Situ Buaya Putih yang dikerjakan oleh pihak ketiga. “Kami melihat dan mengecek lokasi,” kata Ratno.

Baca Juga : Sarana Situ Buaya Putih Banjar Rusak, BBWS Panggil Pihak Ketiga

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Danau Situ dan Embung Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy Aditya Heri membenarkan adanya pengecekan dari pihak Kejaksaan Negeri Kota Banjar.

“Iya tadi (kemarin, Red) ada inspeksi bersama. Dari pihak Kejaksaan dan dari pihak penyedian jasa juga ada. Kita menunggu hasilnya saja. Soal adanya temuan atau tidak, kami tadi menyampaikan berkas yang diminta saja. Analisanya terjadi semua (kerusakan) karena faktor alam dan cuaca,” kata Aditya.

Sebelumnya, pihak Yonif Raider 323/BP Kostrad kecewa lantaran proyek senilai Rp 1,6 miliar itu kurang pengawasan dan perbaikan.

“Saya cuma meminta tanggung jawab BBWS yang memiliki kewenangan untuk mengawasi. Uang bukan uang saya, atau uang batalyon. Itu uang APBN melalui BBWS dikeluarkan untuk proyek tersebut. Jadi kalo proyek itu tidak sesuai harapan, seharusnya yang komplain dan merasa berdosa adalah BBWS. Bukan kami. Kami hanya penerima, cuma kami tidak mau terima hasil pembangunan yang tidak bagus. Karena kami tahu harusnya barang itu bagus. Apalagi uang yang dipakai itu uang negara, uang rakyat,” kata Danyonif Raider 323/BP Kostrad Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono SSos, MIPol melalui Pasi Intel Yonif Raider 323/Buaya Putih Lettu Inf Muhammad Fikri S. Han. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.