Saat TKW yang Meninggal Dikebumikan

Keluarga Tak Sempat Lihat Jenazah

41
0
DIKEBUMIKAN. Jenazah TKW asal Pangandaran Atinia Kurniasih dikebumikan di Pemakaman Umum Cijoho Kecamatan Parigi Jumat (15/2).Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PARIGI – Jenazah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Pangandaran, yang meninggal di Malaysia bernama Atinia Kurniasih telah dikebumikan di Pemakaman Umum Cijoho Kecamatan Parigi. Isak tangis keluarga mengiringi pemakaman pahlawan devisa ini.

Jenazah Atinia tiba di Kabupaten Pangandaran sekitar pukul 02.00 Jumat (15/2) dinihari. Ia dijemput oleh ambulans milik Dinas Kesahatan Kabupaten Pangandaran, dengan kawalan pihak kepoloisian dan petugas dari Dinas Sosial. Jenazah dimasukan dalam sebuah peti sejak dari Malaysia hingga tiba di bandara.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Dani Hamdani mengatakan jenazah Atinia yang berada dalam peti tersebut, tidak diperkenankan untuk diperlihatkan kepada keluarga.”Tadi juga sudah minta pendapat kepada MUI Parigi dan katanya tidak apa-apa kalau bisa mengundang madaratmah,” tuturnya kepada Radar, Jumat (15/2).

Menurutnya, Atinia sudah menderita penyakit Pneumonia sejak lama, sehingga saat paspornya mati pun ia tidak sanggup untuk mengurusnya. ”Katanya sudah dua tahun paspor yang dimikinya tak aktif,” terangnya.

Lanjut dia, pihak Pemkab sudah memberikan berupa sembako kepada keluarga yang ditinggalkan. ”Bantuan itu sudah kami serahkan kemarin, kami juga melakukan penjemputan langsung,” tuturnya.

Kepala Desa Ciliang Kusin N mengucapkan terima kasih kepada pemkab yang telah melakukan penjemputan jenazah Atinia. ”Kami turut berbelasungkawa atas apa yang telah terjadi kepada warga kami dan mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,” ucapnya.(den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.