Keluarga Yeni Akan Dapat Bantuan Dana

91
0
MENGECEK. Yeni Suryani bersama tiga anaknya ditemani Camat Langensari Asno Sutarno dan Sekdes Desa Langensari foto bersama di depan bangunan bekas kandang sapi yang dijadikan rumah tinggal. (Cecep herdi / radartasikmalaya.com)

PEMERINTAH Kota Banjar melalui Dinas Sosial dan pemerintah kecamatan serta desa mendatangi kediaman keluarga Yeni Suryani (40) dan Cecep Gunawan (46) di Dusun Sukahurip RT 02 RW 01 Desa Lengansari Kecamatan Langensari Selasa (25/6). Kata Yeni, Baznas Kota Banjar akan memberikan bantuan. Pun dengan Dinsos dan pemerintah desa.

“Alhamdulillah dari pemerintah sudah ada perhatian. Orang dari Dinas Sosial sudah datang ke sini. Tadi (kemarin, Red) ada dari Baznas juga, katanya mau membantu untuk pembangunan rumah tinggal. Tapi saya masih bingung ini kan (bekas kandang sapi) bukan milik saya,” katanya.

Bantuan juga datang dari Forum Reformasi Dinasti Banjar (FRDB). Mereka memberikan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari.

Baca : Kasus Warga Tinggal di Kandang Sapi Jadi Tamparan Keras bagi Pemkot

Miris…Sekeluarga Tinggal di Kandang Sapi

“Kami menyantuni karena merasa sangat kasihan tinggal di bekas kandang sapi dan sangat membutuhkan bantuan. Apalagi memilki anak-anak yang sedang sekolah. Insyaallah ada anggota kami yang di Kecamatan Langen akan ikut membantu juga kaitan dengan urusan sekolah anak-anaknya yang masih sekolah,” kata perwakilan FRDB Kota Banjar Gunadi didampingi Didit.

Dia mengaku miris dengan ditemukannya warga Langensari yang tinggal di tempat tidak selayaknya. “Ini yang disebut warga sangat miskin sekali, rumah dan tanah pun sama sekali tidak punya. Seharusnya keluarga seperti ini yang harus menjadi prioritas bantuan dari program-program pemerintah,” kata dia ditemani rekannya, Didit.

Terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Ahmad Yani pun akan berusaha membantu keluarga yang tinggal di bekas kandang sapi. Dia akan koordinasi dengan sekolah tempat kedua anak Yeni menimba ilmu.

Loading...

“Nanti saya koordinasi dengan pihak sekolahnya, saya ingin tahu data anak itu (anak pasangan Yeni dan Cecep siapa namanya. Nanti kita akan masukan ke program rawan DO. Kita punya program rawan DO, yaitu nanti triwulan ke empat kita masukan anak itu,” ujarnya. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.