Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.8%

8.8%

2.4%

26.3%

2.6%

49.9%

0.1%

9.1%

0%

Keluarkan Surat Edaran Pengamanan Masjid

189
0
RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA RAPATKAN BARISAN Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Nur Ahmad bersama Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya H Deny Diyana saat memberikan pengarahan kepada ormas dan LSM, Kamis (3/1).

JAKARTA – Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan surat edaran pengamanan masjid dan musala. Surat edaran ini keluar buntut dari sejumlah kasus pengerusakan tempat ibadah dan kekerasan kepada pemuka agama.

Dirjen Bimas Islam Kemenag Muhammadiyah Amin menampik jika surat edaran itu merupakan respon berlebihan dari pemerintah.

Ada lima perhatian penting dalam surat edaran tersebut. Seperti pengurus atau pengelola masjid atau musala untuk berkoordinasi dengan keamanan setempat untuk peningkatan keamanan. ‘’Mulai dari unsur RT/RW, lurah, camat, sampai kepolisian,’’ kata Amin di Jakarta kemarin (1/3). Kemudian pengurus juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu surat edaran mengimbau supaya pengurus untuk mewaspadai setiap jamaah yang tidak dikenal atau mencurigkan. Caranya dengan menegur yang bersangkutan dengan tetap menjaga keramahan serta sopan santun. Selain itu pengurus juga diminta untuk melaporkan perkembangan situasi keamanan dan setiap kejadian gangguan keamanan kepada pihak kepolisian.

Amin menjelaskan surat edaran itu dikeluarkan atas dasar peristiwa atau kasus tindak kekerasan dan penganiyaan kepada pemuka agama. ‘’’Menurut kami lebih baik waspada dari pada sudah kena,’’ jelasnya. Dia mengatakan surat edaran tersebut sudah disampaikan ke penyuluh agama Islam di seluruh Indonesia.

Kepada seluruh pengurus masjid dan musala, Amin berpesan supaya tetap menjaga kemakmuran masjid serta musala. Menjaga kemakmuran itu terutama menjaga keamanan iman dan tokoh agama setempat.

Sebelumnya Menag Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan di tengah sejumlah kasus kekerasan kepada pemuka agama, warga tetap waspada tetapi jangan terporovokasi. Dia mengatakan dalam setiap mendapatkan kabar kekerasan kepada tokoh agama, masyarakat dihimbau untuk mengutamakan budaya tabayyun atau mengecek kebenarannya.

Lukman mengamini bahwa umat beragama agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan dan keamanan para pemuka agamanya. Selain itu juga menjaga rumah ibadah masing-masing. Dia tidak ingin umat beragama ikut menyebarkan berita-berita palsu atau hoax. Dimana berita hoax itu malah bisa membenturkan antarsesama umat beragama.

Sementara itu, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Nur Ahmad mengatakan dinamika penyerangan terhadap ulama tidak boleh sampai menimbulkan paranoid. Menurutnya, hal ini bisa diambil sisi positifnya yakni masyarakat didorong untuk menjaga keamanan lingkungan. “Sekarang kalau ada orang baru, yang dulu kita acuh terhadap orang asing, sekarang kita harus tanya siapa dan dari mana,” ungkapnya usai menghadiri deklarasi damai ormas dan LSM di Kantor Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Kamis (1/3).

Terkait langkah TNI, pihaknya menginstruksikan babinsa di setiap kelurahan aktif menjaga kondusivitas. Akan tetapi, satu personel tidak akan cukup untuk menjamin keamanan masyarakat se-kelurahan. “Siskamling digalakkan, kita bantu sama-sama dengan babinsa,” terangnya.

Menurutnya, fenomena penyerangan ulama hampir didominasi oleh hoax belaka. Maka dari itu, Nur Ahmad meminta masyarakat tidak mudah percaya akan informasi yang tersebar di media sosial (medsos). “Tidak boleh juga kita langsung telan dan share info tersebut,” katanya.

Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya H Deny Diyana meminta kerja sama ormas dan LSM supaya ikut menjaga ketenangan masyarakat. Khususnya dalam menyikapi informasi yang tersebar di medsos. “Kalau berita itu belum tentu benar, jangan disebarkan,” tuturnya.

Begitu dalam kehidupan sosialnya di lingkungan masing-masing untuk membantu masyarakat menjaga keamanan. Salah satunya dengan menggalakan lagi siskamling supaya keamanan bisa lebih terjaga. “Kan udah agak-agak redup nih, siskamling ini harus dihidupkan lagi,” pungkasnya. (wan/jpg/rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.