Kelulusan CPNS Akan Ditentukan Pusat

772

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Meski Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Pemerintah Kota Tasikmalaya telah berakhir Minggu (28/10), Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tasikmalaya masih harus menunggu keputusan pusat berkaitan kelulusan calon abdi negera tersebut.

“Hasil SKD kemarin sudah ada, namun kami tidak berwenang mengumumkan kecuali di lokasi usai tes kemarin, kami masih menunggu penetapan dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas),” ujar Kepala BKPPD Kota Tasikmalaya Gungun Pahlagunara kepada wartawan, Senin (29/10).

Menurutnya, usai seluruh SKD di tiap wilayah dan kementerian berakhir, barulah Panselnas mengundang tiap pemerintah daerah untuk diberikan hasil. Peserta mana saja yang diputuskan bisa mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) atau yang tidak bisa, meski telah memenuhi passing grade SKD.

“Sesuai dengan Permenpan Nomor 36 tahun 2018, ada aturan mengenai passing grade, nanti diketahui setelah ditetapkan Panselnas. Kita akan diundang rencananya 22 November mendatang untuk menerima hasilnya,” terang dia.

Saat ini, kata dia, Panselnas masih menganalisa hasil SKD sekitar 4.450 peserta, termasuk beberapa orang yang tidak hadir saat pelaksanaan seleksi bersistem Computer Assisted Test (CAT) tersebut. “Kewenangan menentukan passing grade itu di BKN (Badan Kepegawaian Negara) setelah semua dianalisa. Tidak semua peserta juga hadir, namun kita juga masih menunggu rekap data,” ujarnya.

Setelah itu, kata Gungun, peserta baru bisa mengikuti SKB. Pada aturan peserta SKB adalah peserta yang lolos ambang batas SKD, dengan jumlah tiga kali dari jumlah formasi jabatan. “Misalnya di formasi jabatan A kuotanya 2 orang, berarti ada enam yang mengikuti SKB. Tapi nanti tergantung hasil SKD juga. Nanti akan ada pembahasan bersama Panselnas, berapa jumlah yang lulus dan siapa saja yang bisa mengikuti SKB. Baru nanti kita informasikan,” jelasnya.

Di sisi lain, adanya 12 formasi jabatan yang kosong pendaftar pada kuota formasi CPNS Kota Tasikmalaya, pihaknya akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan BKN. Apakah bisa diakumulasikan di tahun depan atau tidak.

“Ada kuota kita yang sepi pendaftar tidak otomatis tahun depan ditambah dengan yang kosong tahun ini. Bisa saja hangus, tapi minimalnya kita berupaya karena kebutuhan pegawai,” paparnya.

Sementara itu, di lokasi SKD CPNS se-Priangan Timur, terlihat para peserta CPNS Formasi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bergantian mengikuti sesi demi sesi. Beberapa terlihat didampingi keluarga, pasangan bahkan rekan kerja. Salah seorang pengantar peserta, Nurul Fahmi (32) yang menunggu istrinya tengah mengikuti SKD berharap nasib baik berpihak padanya. “Ya istri saya sudah setahun terakhir menjadi honorer di salah satu sekolah. Inginnya jadi PNS. Saya sengaja antar dan mengambil cuti kerja,” ungkap warga Manonjaya tersebut.

Pengantar lainnya, Nina Fauziyah (54) sengaja mengantar anaknya yang mengikuti SKD di Gedung Serbaguna Bale Kota Tasikmalaya. Anaknya yang menjadi pelamar formasi umum, diharapkan bisa segera bekerja pasca lulus dari bangku kuliah. “Jadi PNS saya dukung. Abdi negara profesi yang baik, supaya seperti pamannya yang bertugas di dinas,” ungkapnya yang berprofesi sebagai pengusaha konveksi. (igi)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.