Kemarau, Harga Cabai Meroket

39
0
NAIK HARGA. Pedagang sayuran di Pasar Induk Guntur melayani pembeli. yana taryana / rakyat garut

TAROGONG KIDUL – Memasuki musim kemarau, harga sejumlah sayuran di Pasar Induk Guntur Kabupaten Garut mengalami kenaikan. Kenaikan bahkan ada yang mencapai 100 persen.

“Hampir seluruh jenis sayuran sekarang naik. Kenaikan yang cukup signifikan itu cabai, naiknya 100 persen,” ujar Suhartono, salah satu distributor sayuran di Pasar Induk Guntur Garut kepada wartawan, Selasa (9/7).

Kata dia, harga semua jenis cabai mengalami kenaikan. Seperti cabai merah, harga awalnya Rp 35 ribuan per kilogram, kini mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Sama halnya dengan cabai rawit hijau dan inul, biasanya Rp 20 ribu sekarang menjadi 40 ribu. “Harga kol juga naik. Dari Rp 2.000 per kilogram menjadi Rp 4.000. Cuma tomat saja yang harganya malah turun,” ujarnya.

Suhartono mengatakan kenaikan sayuran karena hasil panen dari petani berkurang akibat musim kemarau. Pasokan barang dari petani ke pasar menjadi turun, sehingga berdampak pada haraga jual di pasaran.

Selain penurunan pasokan, kebutuhan pasar atau pembeli meningkat bersamaan dengan banyaknya kegiatan acara syukuran ibadah haji. “Pasokan bisa berkurang karena para pedagang sayuran hanya mengandalkan pasokan dari petani lokal,” terangnya.

Menurut dia, terbatasnya pasokan dan kenaikan harga jual akan terus terjadi hingga memasuki musim penghujan atau saat petani dari daerah pemasok mulai panen raya.

Seorang pembeli asal Kecamatan Banyuresmi Surtini mengeluhkan naiknya harga sayuran, terutama cabai. “Harga sayuran membuat biaya pengeluaran memasak sehari-sehari jadi naik, saya berharap harga cabai kembali normal,” harapnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.