Kematian Oon Belum Ada Titik Terang

449
0
TUTUP. Hotel Daya Grand yang menjadi tempat ditemukannya Oon Saonah tewas terlihat tutup Jumat (8/3). (Rangga Jatnika/radartasikmalaya.com)
Loading...

TASIK – Polres Tasikmalaya Kota masih melakukan pendalaman atas kasus kematian Oon Saonah (32) di Hotel Daya Grand Rabu (6/3) lalu. Kejadian itu, perlu dijadikan evaluasi bagi seluruh hotel di Kota Santri ini.

Siang kemarin, hotel yang berlokasi di Jalan Brigjen Sutoko itu tampak tidak beroperasi. Kondisi pintu masuk tertutup dan tidak ada tanda-tanda aktivitas di hotel tersebut.

Radar pun sempat mencari alamat korban di Kampung Babakan Bandung, Linggajaya, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Namun dari beberapa warga yang ditemui, tidak ada yang mengenali Oon atau nama panggilannya Ica.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro mengatakan pihaknya tidak meminta menutup hotel tempat tewasnya Oon. Menurutnya, penutupan hotel itu kebijakan dari pengelolanya sendiri. “Atau mungkin hotelnya belum buka,” selorohnya kepada Radar, Jumat (8/3).

Terkait perkembangan kasusnya, Dadang mengaku belum mendapat titik terang. Tetapi pihaknya akan berupaya mengungkap kasus tersebut terlepas adanya unsur pidana atau tidak. “Nanti kita informasikan kalau memang sudah terungkap,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Hadian mengaku tewasnya Oon di kamar hotel nomor 106 tersebut menjadi tamparan keras dunia perhotelan di Kota Tasikmalaya.

Dia berharap tidak ada dampak berkepanjangan terlebih sampai terjadi penurunan pengunjung. “Karena bagaimana pun keberadaan hotel juga dibutuhkan untuk pembangunan daerah,” ujarnya usai mengisi materi dalam Seleksi Paskibra di GOR Sukapura kemarin (8/3).

Loading...

Menurut Hadian, kejadian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bagi pengelola hotel. Karena setiap konsumen perlu mendapat perhatian dalam hal keamanannya. “Jadi harus ada pembenahan, itu juga akan menjadi bahan pembinaan kami,” terangnya.

Selain mendata konsumen yang menyewa kamar, kata Hadian, perlu diawasi juga orang-orang yang keluar masuk. Supaya ketika ada kejadian apapun, baik itu pencurian, penganiayaan dan lainnya. “Jadi jangan cuek ketika ada yang masuk (chek in hotel, Red) sebagai upaya antisipasi,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.