Kembangkan Olahraga Tradisional

246
0
SITI AISYAH / RADAR TASIKMALAYA MENUNJUKAN PIALA. SDN Mekarwangi Kelurahan Leuwiliang Kecamatan Kawalu menunjukan piala yang diraih dari perlombaan olahraga tradisional, Kamis (4/1).

TASIK – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mekarwangi Kelurahan Leuwiliang Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya memiliki program dalam melestarikan olahraga dan permainan tradisional. Karena dengan hal tersebut, siswa bias tetap mengenal permainan zaman dulu ditengah pesatnya perkembangan teknologi.
Guru Olahraga SDN Mekarwangi Aang Sutawijaya SPd mengatakan, sekolahnya memiliki keunggulan dalam olahraga dan permainan tradisional seperti dagongan yang sudah unggul hingga tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Olahraga Dagongan dengan media bambu ini sekolah kita tahun 2017 meraih juara pertama tingkat Kota Tasikmalaya dan mewakili ke provinsi Jawa Barat, selain dagongan kita juga mengenalkan berbagai olahraga tradisional lainnya seperti, tarumpah panjang, hadang, engrang dan lainnya, yang terbaru kita sedang kembangkan olahraga sumpitan,” terang Aang, Kamis (4/1).
SDN Mekarwangi sudah terkenal sebagai pengembang olahraga tradisional. Oleh karena itu dari kelas I-IV siswa sudah dikenalkan berbagai olahraga tradisional, disamping olahraga pada umumnya seperti voli, futsal, tenis meja, pencak silat yang juga unggul dan cabor lainnya.
“Untuk menganalkan ini kita juga didukung dengan alat yang memadai, meskipun tidak semua alat modern kita membuat sendiri dengan modifikasi dari bahan bekas dan kita termasuk paling lengkap untuk alat-alat olahraga tradisional dan olahraga lainnya,” tuturnya.
Menurut Aang, olahraga tradisional disamping menjadi bagian untuk melestarikan budaya sunda juga memberikan manfaat besar bagi perkambangan anak. Seperti dagongan dan tarumpah panjang melatih kekuatan anak. Olahraga hadang atau gobag melatih kelincahan anak dan strategi, engrang melatih keterampilan, sumpitan melatih insting, konsentrasi dan juga tenaga.
“Anak juga jadi lebih mandiri, kreatif, disiplin waktu dan anak bisa berbaur dengan sesamanya, bersosialisasi dengan temannya. Alhamdulillah dari bidang olahraga ini ada alumni yang kini menjadi atlet, diantaranya atlet angkat berat,” ujarnya.
Kepala SDN Mekarwangi Erlan SPd menuturkan sekolahnya juga unggul dalam bidang MTQ, Murottal, bahkan untuk lomba keterampilan mengoprasionalkan komputer meraih juara 1 tingkat Kecamatan Kawalu. Pengembangan olahraga tradisional terang Erlan adalah untuk menyeimbangkan kondisi anak zaman sekarang.
“Anak sekarang kalau permainan di HP tidak perlu dikenalkan mereka dengan sendirinya bisa, tapi kaulinan baheula yang merupakan bagian dari budaya dan sejarah kita terlupakan, sehingga perlu dikenalkan sejak dini, meskipun efeknya tidak akan terlihat saat ini, sekarang anak hanya merasa senang, saat dewasa nanti mereka anak memahami makna dari setiap permainan yang di lakukan, ” ungkap Erlan. (ais)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.