Kembangkan Pendidikan Vokasi

9

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Dunia digital telah menjadi bagian tak terpisahkan pada sektor usaha dan industri. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meresponnya dengan memaksimalkan pengembangan dan penguatan pendidikan vokasi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan hal tersebut. Menurut dia, Indonesia dengan populasi penduduk terbesar keempat dunia memiliki struktur populasi relatif muda.

“Potensi ini kita berusaha mendapatkan manfaat dengan meningkatkan kualitas tenaga kerja yang terampil melalui pendidikan berkualitas,” ujarnya di Kemendikbud, Kamis (1/11).

Kata Muhadjir, revolusi industri keempat membuat peran generasi muda sangat penting saat ini. Ini jika melihat meningkatnya pasokan tenaga kerja terampil dengan kualifikasi dan kompetensi di tingkat Asean yang sangat kompetitif.

“Di sinilah kita harus menentukan desain pengembangan dan membawa pendidikan vokasi ke arah yang lebih baik, di tingkat pendidikan menengah maupun pendidikan tinggi,” kata Muhadjir.

Dia mengungkapkan, saat ini strategi Indonesia dalam menyiapkan tenaga terampil lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) beralih pada kebutuhan industri telah disiapkan. Di antaranya penyusunan kurikulum dan peran serta industri sebagai calon pengguna, semakin ditingkatkan.

“Hal ini berlaku baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Diharapkan lulusan SMK semakin siap menghadapi dunia profesional di era keterbukaan pasar kerja dan revolusi industri keempat. Karena itu kurikulum 60 persen ditentukan dunia usaha. Kemudian proses belajar mengajar juga lebih banyak pada praktik di dunia usaha dan dunia industri,” kata Muhadjir. (rdi/fin)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.