Kembangkan Wawasan Siswa Soal Media Massa

256
0
Firgiawan / Radar Tasikmalaya KUNJUNGAN. Siswa dan pendidik MTS Jidris Assalam, Purbaratu Kota Tasikmalaya usai mengikuti program talk show di Radar TV Senin (20/11). Mereka mengunjungi Graha Pena Radar Tasikmalaya kemarin.

Siswa MTs Jidris Assalam, Pager Gunung, Singkup, Purbaratu, Kota Tasikmalaya kembali memboyong siswanya ke Graha Pena Radar Tasikmalaya. Mereka mendalami wawasan tentang komunikasi masa lewat media.

Senin pagi (20/11), giliran siswa-siswi kelas VII MTs Jidris Assalam yang berkesempatan menengok proses produksi pembuatan berita Radar Tasikmalaya, Radar TV dan radartasikmalaya.com.

Kepala MTS Jidris Assalam, Makin Kamaludin SPdI mengatakan kunjungan ke Radar Tasikmalaya Group merupakan kegiatan belajar di luar kelas. Itu bagian program rutin sekolahnya dalam mengembangkan wawasan siswa tentang hal lain yang tidak dipelajari di sekolah.

“Meski background para siswa ini pendidikan agama, tetapi tidak boleh ketinggalan teknologi saat ini. Salah satunya mengenal fungsi media dan proses pembuatan hingga penyajian berita,” ujarnya di sela kunjungan Senin (20/11).
Dia menjelaskan pentingnya peran media sebagai sarana komunikasi, promosi, publikasi dan lain sebagainya perlu dimanfaatkan. Dalam menyosialisasikan program sekolah ataupun kegiatan. “Sehingga dengan membaca atau menonton media siswa lebih melek peristiwa terkini. Kebijakan pemerintah serta hal lain yang bersifat edukatif dan informatif,” terangnya.

Makin menambahkan, kebetulan di MTS-nya, siswa yang hobi dalam menulis diwadahi melalui ekstrakurikuler Jurnalistik. Mereka dibina langsung guru Bahasa Indonesia sehingga siswa bisa lebih menguasai cara penulisannya. “Meski secara geografis sekolah kami tidak berlokasi di pusat kota, siswa harus melek dengan media untuk lebih memperluas wawasannya,” tuturnya.

Salah seorang siswa Muhammad Fasa mengaku senang bisa berkesempatan mengikuti kunjungan ke Radar Tasikmalaya Group. Dia bisa mengetahui proses penggarapan hingga penyajian suatu berita di media.
“Ini bagus, kita bertambah wawasan. Apa yang dilihat di televisi atau koran itu bisa kita ketahui cara membuatnya,” pungkas dia. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.