Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.2%

20.3%

8.1%

67.4%

Kemendagri Tegaskan Pilkades Serentak Ciamis Diundur, Jika Maksa Dapat Sanksi

2625
0

CIAMIS – Direktur Penataan Administrasi Pemerintahan Desa Kemendagri RI, Aferi Syamsidar Fudail saat dihubungi Radar  menegaskan bahwa Surat Edaran  Mendagri tentang penundaan pelaksanaan Pilkades serentak, berlaku untuk seluruh tahapannya.

Dimana, seluruh tahapan Pilkades yang sedang berlangsung harus dihentikan. Termasuk  tahapan pemungutan suara.

Pelaksanaan Pilkades ditunda hingga pelaksanaan Pilkada 2020 selesai. Sedang, mengenai proses yang sudah berjalan harus berhenti terlebih dahulu dan dilanjutkan kemudian.

” Kami dari Kemendagri sebenarnya telah lama merancang aturan untuk penundaan Pilkades serentak, tetapi  baru pada 10 Agustus aturan itu dikeluarkan,  seharunya pemerintah daerah bisa mengantisipasi hal tersebut agar tak timbul kegaduhan,” tegasnya  Jumat (14/8).

Aferi menambahkan, mengeni  yang terjadi di Kabupaten Ciamis, pemerintah harus  menyosialisasikan setelah aturan penundaan keluar.

Dimana cukup untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, alasanya tahapan kampanye dan pencoblosan itu yang rawan karena lagi masa pandemi Corona.

“Menjadi pertimbangan bapak menteri  untuk keselamatan bangsa ini. Penundaan pilkades serentak dilakukan sesusai program strategis nasional,” ungkapnya.

“Pelaksanaan Pilkades serentak akan dilaksanakan setelah pelaksanaan Pilkada serentak, yang direncanakan digelar pada 9 Desember 2020,” sambungnya.

Jika daerah tetap memaksakan melaksanakan Pilkades, kata dia, bukan tidak mungkin daerah akan dikenakan sanksi.

“Namun kewenangannya ada pada Menteri. Secara regulasi Mendagri selaku pembina berhak memberi sanksi,” katanya.

(iman s rahman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.